Adalah insiden di menit ke-14 babak pertama yang dipersoalkan Wenger. Ketika itu terjadi gol di gawang Spurs dari tembakan jarak dekat Emmanuel Eboue. Namun wasit Mike Dean menganulirnya karena menganggap sebelumnya terjadi pelanggaran.
"Itu gol yang sah. Dan saya pikir dari situlah kami kehilangan dua poin," ujar Wenger seusai pertandingan, seperti dikutip dari Reuters, setelah laga di White Hart Lane berkesudahan 0-0, Minggu (8/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (wasit) sebuah dorongan dari Eboue, tapi faktanya adalah Jonathan Woodgate tersandung (Emmanuel) Adebayor dan terjatuh. Ini tak bisa diterima. Saya bukannya menentang wasit, tapi dia membuat keputusan salah yang besar," tambah "Sang Profesor".
Walaupun mengecam penganuliran gol Eboue, tapi Wenger tidak menganggap keliru keputusan Dean mengusir pemain yang sama di menit 37. Gelandang asal Pantai Gading itu diberi kartu kuning karena menendang Luca Modric yang lebih dulu menekelnya.
Kartu kuning itu langsung berubah menjadi kartu merah karena dari insiden gol yang dianulir tersebut, Eboue juga di-booking lantaran protes.
"... Kalau diaΒ membalas, maka dia memang berhak menerima kartu merah," tukas Wenger.
Arsenal memang belum terkalahkan dari 11 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi. Hanya saja kebanyakan dari itu mereka memungut hasil imbang, sebanyak tujuh kali. Mereka masih berjarak lima poin dari tim peringkat empat di klasemen Liga Inggris, Chelsea.
(a2s/krs)











































