Seperti diberitakan sebelumnya, keputusan pemecatan Scolari harus dibayar Chelsea dengan uang kompensasi sebesar Rp 263 miliar. Total Chelsea malah harus membuka rekeningnya sebesar 40 juta poundsterling (Rp 702 miliar) jika dijumlah dengan uang kompensasi buat pelatih lain yang mereka pecat dalam 16 bulan terakhir.
Jumlah yang tidak sedikit pastinya, apalagi di tengah kondisi perekonomian dunia yang tengah terlada krisis dan kabar bahwa perusahaan Abramovich ikut terkena imbas secara langsung. Sebagai seorang pengusaha, Abramovich harusnya sudah membuat hitung-hitungan soal bagaimana dia akan menutupi biaya besar pemecatan tiga orang pelatih dalam satu setengah tahun ke belakang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abramovich harusnya bisa belajar dari saat dia memutuskan hubungan dengan Jose Mourinho. Okelah Avram Grant kemudian mampu membawa Johyn Terry cs melaju ke final Liga Champions pertamanya, namun tetap saja tak ada hasil nyata yang diberikan pelatih Israel itu.
Di akhir musim Abramovich harus membayar keputusannya memberhentikan The Special One dengan tak ada satupun gelar yang bisa dibawa pulang ke Stamford Bridge. Grant kemudian mendapat julukan "nyaris" lantaran selain kalah di final Liga Champions dan duduk di posisi dua klasemen Premier League (keduanya di bawah Manchester United), dia juga tumbang di final Piala Carling oleh Tottenham Hotspur. Sedangkan di Piala FA langkah Chelsea terhenti di babak perempatfinal.
Itulah untuk kali pertama sejak musim 2004-2005 atau tahun pertama kedatangan Mourinho, Chelsea mengakhiri musim tanpa membawa satupun tropi kemenangan.
Kondisi serupa dikhawatirkan bakal terulang kali ini menyusul pemecatan Big Phil. Dengan roda kompetisi yang menyisakan 13 pertandingan dengan durasi tiga bulan, siapapun yang masuk mengisi kursi kosong yang ditinggalkan Scolari bakal sulit memenangi sebuah tropi.
Di Liga Inggris ada jarak tujuh poin (yang berpotensi bertambah menjkadi 10) dengan MU di puncak klasemen, sementara pada ajang Liga Champions ada Juventus berdiri menantang di babak 16 besar. Peluang di Piala FA juga tak bisa dibilang besar karena meski sudah lolos ke 16 besar, di sana masih ada Arsenal dan MU yang berpotensi jadi batu sandungan, padahal di Piala Carling "Si Biru" sudah didepak Burnley di babak keempat.
Siapa yang nantinya akan membesut Chelsea hingga kini masih tanda tanya dengan nama-nama besar jadi kandidat utama. Tapi Chelsea bisa saja memilih mengulang apa yang mereka dua tahun lalu dengan menunjuk orang dalam sebagai pelatih sambil menunggu pergantian musim.
Kalau itu sampai terjadi, kejadian Chelsea gagal dapat gelar sangat mungkin terjadi kembali musim ini. Sebuah biaya besar yang harus diterima Abramovich yang jelas ingin Chelsea meraih banyak kesuksesan.
(din/arp)
