Data & Fakta Guus Hiddink

Data & Fakta Guus Hiddink

- Sepakbola
Rabu, 11 Feb 2009 22:50 WIB
Data & Fakta Guus Hiddink
Jakarta - Guus Hiddink akhirnya resmi ditunjuk sebagai sebagai manajer Chelsea. Inilah data dan fakta mengenai pelatih kaliber top yang juga tercatat sebagai arsitek tim nasional Rusia ini.

Lahir di Wisch, Belanda pada 8 November 1946.

Karir sebagai pemain


* Memulai karirnya di pada 1967 di klub Belanda, De Graafschap dan berposisi sebagai gelandang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

* Pindah ke PSV Eindhoven pada 1970, dan akhirnya kembali ke klub pertamanya dua tahu kemudian setelah tak kunjung mendapat tempat utama.

*Sempat bermain di Washington Diplomats, San Jose Earthquakes, dan NEC Nijmegen sebelum akhirnya memutuskan pensiun di De Graafschap pada 1982.

Awal karir sebagai pelatih


* Memulai karir sebagai pelatih di De Graafchap pada 1982. Dua tahun kemudian ia menjadi asisten manajer di PSV Eindhoven.

* Menjadi manajer PSV pada 1987-1990 dan meraih menjuarai Liga Belanda selama empat kali berturut-turut sejak 1986.

* Hiddink membawa PSV meraih treble winners setelah meraih trofi Eredivisie, Piala Champions, dan Piala Belanda pada 1988.

* Pindah ke Fenerbahce pada 1990. Dua tahun kemudian, ia berlabuh ke Valencia (1991-1994)

Karir Internasional


* Ditunjuk sebagai pelatih Belanda pada 1995, dan membawa negaranya mencapai babak perempatfinal Euro 1996--kalah adu penalti dari Prancis.

* Belanda menembus semifinal Piala Dunia 1998 setelah mengalahkan Argentina di perempatfinal lewat adu penalti. Namun, gagal menembus final karena kalah dari Brasil. Dari situ dia kemudian mengundurkan diri.

* Melatih Real Madrid, menggantikan Jupp Heynckes pada 1998, meraih Piala Interkontinental. Namun dipecat pada Februari 1999 karena buruknya El Real di liga domestik.

Sukses Korea Selatan


* Menjadi pelatih Korea Selatan pada 2001, dan mampu menyihir Ahn Jung Hwan cs bermain impresif dan menembus semifinal Piala Dunia 2002 dengan menyingkirkan Portugal, Spanyol dan Italia.

Kembali ke PSV


* Kembali ke PSV, dan mempersembahkan tiga trofi Liga Belanda secara beruntun sejak musim 2002/03,dan Piala Belanda pada 2005.

* Membawa PSV ke semifinal Liga Champions 2005, hanya kalah gol away dari AC Milan.

Australia


* Ditunjuk menjadi pelatih Australia pada Juli 2005, tanpa melepas tugasnya di PSV. Membawa Socceroos untuk pertama kalinya lolos ke putaran final Piala Dunia (2006), dan kalah 0-1 dari Italia di babak kedua.

Rusia


* Berhenti dari PSV dan Australia lalu menjadi pelatih Rusia pada 2006. Dan berhasil membawa Rusia ke babak semifinal Piala Eropa, namun kalah dari 0-3 Spanyol.

Chelsea

* Ditunjuk sebagai manajer Chelsea untuk menggantikan Scolari pada hari Rabu, 11 Februari 2009. Namun, ia hanya bertugas sebagai caretaker dan masih duduk sebagai pelatih di Rusia.

(a2s/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads