Cahill mencetak satu gol pada partai yang digelar di Goodison Park hari Minggu (15/2/2009) lalu. Gol buatannya itu adalah gol pamungkas dalam laga tersebut, yang membuat The Toffees unggul 3-1 dan maju ke perempatfinal untuk kali pertama dalam tujuh tahun.
Begitu menjebol gawang Brad Friedel, gelandang serang berusia 29 tahun itu menunjuk ke ban hitam di lengannya, yang ia kenakan untuk menghormati mereka yang menjadi korban kebakaran hebat di negeri asalnya, Australia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku membuat isyarat itu untuk mendedikasikan gol ituΒ untuk orang-orang di kampung halamanku sana, yang telah kehilangan orang-orang yang mereka cintai," tukas Cahill seperti dikutip AFP, Selasa (17/2/2009).
"Tengah minggu lalu aku ke Jepang untuk bermain bersama timnas Australia (di babak kualifikasi Piala Dunia). Sangat sulit untuk mencoba bersikap tenang dengan bencana alam di Australia itu, karena kami tahu begitu banyak keluarga yang berduka cita."
"Tim dan para pemain, juga atlet-atlet kriket dan semua cabang olahraga, semua sangat sedih dengan kejadian itu. Apa yang kulakukan hanyalah tribut kecil untuk mereka yang menderita dan meninggal dunia."
"Saya merasa sangat terpukul. Banyak orang merasakan hal yang sama. Aku ingin menunjukkan bahwa orang-orang peduli (pada musibah itu)," tutur Cahill.
(a2s/key)











































