Dudu: Kamu di Mana, Martin?

Dudu: Kamu di Mana, Martin?

- Sepakbola
Rabu, 18 Feb 2009 11:08 WIB
Dudu: Kamu di Mana, Martin?
London - Mimpi buruk Eduardo Da Silva telah mempopulerkan pula seorang Martin Taylor. Satu tahun berlalu, pemain Birmingham City itu rupanya tak pernah menghubungi apalagi membesuk Eduardo.

Pada 23 Februari 2008 dunia terhenyak saat melihat tekel brutal Taylor terhadap penyerang Arsenal itu. Cesc Fabregas, misalnya, sampai tak berani memandang rekannya yang engkel kirinya nyaris lepas. Stasiun televisi bahkan diminta tidak mengulang-ulang tayangan horor tersebut.

Dudu -- sapaan Eduardo -- langsung dilarikan ke rumah sakit. Sehari kemudian terdengar kabar bahwa Taylor datang berkunjung dan meminta maaf. Dudu punΒ  menerimanya dengan lapang dada dan mengatakan bahwa tekel-menekel adalah hal biasa dalam sepakbola.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, kunjungan itu belakangan dipastikan palsu. Taylor tidak membesuk pemain internasional Kroasia itu, bahkan sampai saat ini.

Dalam wawancaranya dengan The Sun, Dudu menceritakan pengalaman dan traumanya pada mimpi buruk itu. Ia antara lain mengatakan bahwa dirinya takkan pernah mau menonton lagi rekaman insiden mengerikan tersebut.

"Aku tak mau membicarakan insiden itu. Biarlah itu semua berlalu," tutur Dudu, yang hari Senin (16/2/2009) lalu telah comeback dan langsung mencetak dua gol saat Arsenal menang 4-0 atas Cardiff City di Piala FA.

Soal Taylor, ia mengungkapkan bahwa hingga kini ia tak pernah menerima kontak dari yang bersangkutan. Β 

"Beberapa temanku bilang, dia sudah berbicara denganku. Tapi tidak. Aku tak pernah bertemu dia," tuturnya. "Seseorang di Arsenal menerima sebuah imel dari dia waktu aku mulai pulih dan bermain sebentar untuk tim cadangan di Barnet. Katanya dia senang aku bisa main lagi."

"Aku menerima banyak surat. Ada sekitar 25 ribu email buatku dari Kroasia, Brasil,dan Inggris. Mereka mendoakan aku supaya cepat sembuh. Surat yang kuterima sampai satu karung. Tapi dia tak pernah mengirim apapun langsung kepadaku."

Taylor selama ini selalu mengatakan bahwa dirinya tidak bermaksud mencederai Dudu saat melakukan tekel tersebut. Dan dia mengaku sangat terganggu pikirannya pada kejadian itu.

(a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads