Di masa kepelatihan Scolari, Chelsea bermain dengan satu striker, di mana Anelka menjadi tombak tunggal. Hasilnya positif. Anelka menjadi top skorer Liga Premier dengan torehan 14 gol. Striker asal Prancis ini menjadi penyumbang 1/3 gol dari
total gol yang ditorehkan The Blues.
Scolari ditendang, Hiddink pun datang. Manajer asal Belanda itu memang belum sempat duduk di bench, namun selepas kepergian Scolari, formula racikan The Big Phil, mulai ditinggalkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati saat tampil duetpun Anelka tetap tajam, ia mengaku lebih nyaman sebagai striker tunggal. Sabtu (21/2/2009), Hiddink akan memulai debutnya membesut Chelsea dalam pertandingan melawan Aston Villa.
Satu asa diapungkan Anelka pada sang pembesut anyarnya itu. Anelka berharap, Hiddink tidak buru-buru mengubah sistem permainan Chelsea.
"Siapa pun bertanya-tanya tentang strategi penyerangan apa yang dipakai Guus Hiddink dalam laga pertamanya," tukas Anelka seperti diberitakan Goal.
"Yang jelas, saya bakal terkejut bila saya, bersama Drogba, kembali diduetkan. Hiddink sebaiknya memulai dengan fondasi yang sudah ditetapkan Scolari," ujar pemain berusia 29 tahun ini.
(roz/roz)










































