Bursa transfer musim dingin lalu diramaikan dengan usaha ambisius City yang kabarnya siap menggelontorkan uang dalam jumlah dahsyat untuk menggaet bintang AC Milan, Kaka. Upaya ini tak membuahkan hasil.
Dengan uang yang dimiliki, sejumlah pemain juga turut masuk dalam daftar belanja City. Buffon disebut-sebut jadi salah satunya, kendati dia menjamin takkan mau bergabung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Buffon mengaku dunia sepakbola memang tak bisa lepas dari perputaran uang di dalamnya. Tapi uang semata takkan bisa menghasilkan sukses dan para pemain bintang pun tak tak terlalu memikirkan uang, tapi lebih kepada prestasi.
"Anda melihat Kaka dan berpikir, 'oke, jika dia pindah mungkin akan butuh tiga atau empat tahun buat Manchester City untuk masuk Liga Champions. Dia nanti akan berusia 30 tahun.'"
"Saya juga membaca tentang perkara gaji bukanlah halangan. Anda pikir pemain seperti Kaka butuh uang? Tidak, tentu tidak. Manchester City hanya akan menarik pemain semacam dia dengan memenangi trofi, bukan dengan gaji," papar kiper Juventus tersebut.
Keputusan Kaka yang menolak City disebut Buffon juga akan diambil olehnya. Juga demikian oleh para pemain bintang lainnya dalam waktu dekat ini.
"Saya tak kaget Kaka tak pergi. Dia mungkin pemain terbaik di dunia dan saya menilai diri saya sendiri sebagai kiper terbaik di dunia, itu mengapa saya takkan pergi. Saya tak bisa menunggu sampai umur 35 untuk bisa ke Liga Champions lagi."
"Kalau Anda pikir musim panas depan mereka akan memiliki Kaka, (Lionel) Messi dan para pemain seperti itu dalam skuad mereka maka Anda keliru. Saya jamin takkan demikian," lugas Buffon.
City saat ini menghuni posisi 10 klasemen Liga Primer, terpaut 19 poin dari zona Liga Champions.
(krs/din)











































