Dalam empat laga terakhir di Premier League, Arsenal selalu menutupnya dengan skor kacamata. Ironisnya, tiga skor kosong-kosong tersebut terjadi di kandang sendiri, Stadion Emirates. Di laga akhir pekan lalu, Emmanuel Adebayor dkk. diimbangi Fulham 0-0.
Selasa (3/3/2009) malam waktu setempat, Wenger akan memimpin anak buahnya melawat ke markas West Bromwich Albion. The Baggies adalah tim penghuni juru kunci klasemen sementara Liga Primer, dan juga salah satu dari dua tim yang paling banyak kebobolan. Bersama Hull City, West Brom sudah kebobolan sebanyak lima puluh kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Inilah sisi positif dari sepak bola. Dalam tiga hari, cerita akan benar-benar berbeda. Ini adalah pertama kalinya kami mengalami masalah ini. Biasanya kami kebobolan, namun kami bisa mencetak gol. Yang terbaik untuk saya adalah tak terlalu berlarut-larut memikirkannya."
Lewat laga ini, Wenger bertekad membalas kritik atas mandulnya barisan penggedor The Gunners. "Ketika Anda gagal mencetak gol dan karena Anda adalah Arsenal FC, maka publik akan mempertanyakannya. Kami pun harus menjawabnya."
"Anda tidak bisa mencegah masalah ini meluas di khalayak umum karena masyarakat hanya tahu apakah kami mencetak gol atau tidak. Percuma saja ketika Anda berusaha untuk mencegahnya," pungkas The Professor.
(roz/roz)











































