Menghadapi Wigan di Stamford Bridge pada 28 Februari silam, Chelsea butuh gol Frank Lampard di menit terakhir untuk memenangi laga. Kemenangan itu membawa Chelsea naik ke posisi dua klasemen sementara, tertinggal tujuh poin dari Manchester United di puncak.
Tengah pekan ini The Blues berkesempatan untuk melanjutkan performa bagus mereka menundukkan Portsmouh. Namun, Hiddink mengingatkan anak-anak asuhnya untuk tidak terlena dengan posisi The Pompey yang kini berada hanya lima tingkat dari zona degradasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim yang berada di papan bawah memiliki komitmen untuk tetap berlaga di Premier League. Di liga lain, menghadapi tim papan bawah juga tidak mudah, namun lebih mudah daripada di Inggris. Maka dari itu mereka akan memberikan kami tantangan besar," tambah pria yang merangkap sebagai pelatih timnas Rusia tersebut.
Kewaspadaan Meneer Hiddink beralasan. Meski menang, beberapa tim The Big Four sempat mengalami kesulitan kala berlaga di Fratton Park, markas Portsmouth. MU hanya mampu menang tipis 1-0 (25/8/2008), sementara Liverpool dipaksa menjalani partai ketat sebelum akhirnya menang 3-2 (7/2/2009).
"Saya telah melihat dalam latihan dan beberapa laga terakhir, kami mampu mencapai kemajuan di beberapa aspek. Namun saya lihat, para pemain sangat disiplin dan berkomitmen tinggi."
"Kami harus meningkatkan kemampuan dalam mengontrol permainan. Kadang kami harus berjuang keras untuk tampil dominan," pungkas suksesor Luiz Felipe Scolari ini.
(roz/roz)











































