Van Der Sar bergabung dengan MU dari Fulham pada tahun 2005. Bersama Fulham yang berkelas medioker, meraih titel juara memang cuma sekadar mimpi bagi pemenang trofi Liga Champions 1995 bersama Ajax Amsterdam itu.
"Jika saya bertahan bersama Fulham, mungkin saya sekarang sudah pensiun," kata Van Der Sar kepada The Sun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Van Der Sar juga mengaku merindukan suasana kompetisi level Eropa yang pernah ia kecap bersama Ajax. Di Fulham, pemilik rekor 130 caps timnas Belanda itu jelas tak bisa memperolehnya.
"Saya mungkin telah bermain di level tertinggi bersama timnas tetapi saya mulai merindukan malam-malam Eropa dan menantang untuk merebut gelar," tutur Van Der Sar jujur.
"Di beberapa waktu, Anda mulai --bila bukan kehilangan kepercayaan-- bertanya-tanya berapa lama hingga ada yang mau membeli saya? Apakah mereka pikir saya terlalu tua atau tak cukup bagus?" tanyanya.
Pertolongan itu memang kemudian datang ketika MU merekrut Van Der Sar. Bersama 'Setan Merah', kiper bertinggi 197 cm itu meraih kembali kejayaannya dengan menjadi juara di Liga Inggris dan juga Liga Champions.
"Kemudian Sir Alex (Ferguson) membeli saya dan saya harus mengakui, jika saya tak di Manchester United, saya mungkin sekarang sudah berhenti bermain," tutup Van Der Sar.
(arp/a2s)











































