Hiddink terbentur kontroversi pertama dalam karirnya selaku manajer Chelsea yang belum lagi berusia sebulan. Bek The Blues, Ashley Cole, sempat ditahan akibat mabuk dan bertindak tidak pantas.
Cole memang tidak mendapat hukuman dari Hiddink atas tindakannya. Namun dengan cepat, manajer asal Belanda itu mengingatkan para pemainnya tentang tanggungjawab mereka kepada klub dan profesi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin bisa bicara secara langsung dengan mereka. Mungkin sesekali memeluk mereka dan sesekali bersikap tegas," lanjut pria yang juga masih menjadi pelatih timnas Rusia itu.
"Jika Anda minum terlalu banyak, itu akan merugikan kondisi fisik Anda. Anda akan merugikan diri sendiri dan pada gilirannya merugikan tim juga," katanya.
Hiddink ingin para pemain mengontrol diri mereka sendiri. Ia mencontohkan ketika ia menangani Real Madrid, mereka senang makan sebelum pertandingan dengan ditemani anggur. Tetapi ada peran pemain senior seperti Fernando Hierro dan Manuel Sanchis yang menjadi pengawas junior-juniornya.
"Ini adalah budaya. Di Madrid, ketika kami bertandang, Hierro dan Sanchis akan membawa sekotak anggur ke dalam bus tim. Saya pikir, 'ada apa ini?'. Saya datang dari Belanda dan saya terkejut," aku Hiddink.
"Di setiap meja, kapten menaruh sebotol anggur. Saya tak terbiasa tetapi mereka bilang ini normal dilakukan dan saya tidak melanggar aturan itu karena mereka sudah terbiasa. Sanchis dan Hierro mengontrol mereka jadi saya tidak perlu berbuat apapun," tandas Hiddink.
(arp/arp)










































