Bila sempat menonton pertandingan Arsenal kontra Burnley dalam lakon babak keempat Piala FA, Minggu(7/3/2009) malam WIB. Prosesi gol yang dicetak striker Kroasia kelahiran Brasil di menit ke-51 itu sangatlah mengagumkan.
Diawali dari pergerakan Alexander Song di lapangan tengah, Eduardo yang melihat posisi rekannya ingin mengirimkan umpan kepadanya, ia kemudian berlari ke dalam kotak penalti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol kedua yang dicetaknya membuat The Gunners makin di atas angin dan menyusul go ketiga yang dicetak oleh Emmanuel Eboue Arsenal unggul dengan skor 3-0 di akhir laga, setelah sebelumnya Carlos Vela membawa timnya memimpin 1-0 di babak pertama.
Di babak semifinal, Arsene Wenger dan anak buahnya ditunggu Chelsea. Namun, mereka terlebih dahulu harus melewati hadangan Hull City di babak kelima.
Engkel yang membuahkan gol bagi Eduardo yang turun sebagai kapten tim di laga itu, adalah engkel yang awal 2008 silam mengalami kerusakan akut akibat tekel brutal dari Martin Taylor, saat tim London Utara itu bersua Birmingham dalam laga premiership.
AKibatnya, ia harus naik meja operasi selama setahun dan hampir membuat karir sepakbolanya tamat di usianya yang baru menginjak 25 tahun saat itu. Namun, berkat bantuan dari rekan, keluarga dan dokter yang merawatnya selama masa penyembuhan,
Eduardo pun berhasil bangkit dari keterpurukan dan kembali merumput di lapangan hijau. Sejak kehadirannya kembali di skuad Gudang Peluru itu, striker timnas Kroasia ini telah mencetak tiga gol, dimana keseluruhannya dihasilkan di ajang piala FA.
Comeback eks punggawa Dinamo Zagreb yang diamini pula oleh Arsene Wenger. Sang manajer mengatakan bahwa gol yang dicetak Eduardo tersebut menunjukkan kualitas sesungguhnya dari pemain yang mulai merumput di Emirates Stadium sejak tahun 2007 itu.
"Itu sedikit terlihat seperti gol di sepakbola pantai, dengan sisi luar kaki kirinya ia kirimkan bola ke sudut atas. Sangat mengejutkan bahwa dia memainkan bola dengan baik. Dia adalah seorang finisher yang mengejutkan dan pemain dengan intelegensi yang tinggi," ungkap The Professor di situs resmi Arsenal.
"Ia membuat keputusan dengan cepat tentang apa yang akan dia mau lakukan. Ketika kamu melihat seorang pencetak gol, mereka bergerak ke dalam kotak ketika yang lain berdiri dan melihatnya, dia (Eduardo) mempunyainya. Pemain-pemain seperti itu akan selalu mencetak gol," sambung Wenger.
So, berhati-hatilah lawan-lawan Arsenal ! Karena Dudu telah kembali dengan kaki kiri mautnya itu. (key/arp)











































