Ronaldo alias CR7 beberapa waktu lalu disorot karena sepertinya semakin sering menjadi korban tekel-tekel keras pemain tim-tim lawannya. Namun ia tidak cengeng dan menganggapnya sebagai hal biasa.
"Kalau orang menendangku, aku akan bangun dan main lagi. Aku tidak takut ditendang-tendang. Ini bagian dari sepakbola," ujarnya kala itu. "Aku melihatnya sebagai sebuah tantangan, bahwa mereka harus begitu untuk menghentikanku."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku ini memang sebuah target. Jadi, sulit untuk menghindari hal-hal (tekel) seperti ini. AkuΒ mencoba mengendalikan rasa marah. Kadang-kadang tak mudah, dan aku harus meningkatkannya."
"Terkadang sulit mengontrol emosi karena atmosfer di stadion atau pentingnya pertandingan tersebut," tutur CR7 dalam situs tabloid The Sun.
"Aku masih 24 tahun tapi sudah punya banyak pengalaman di partai-partai besar, dan itu membantu Anda untuk mempelajari berbagai situasi."
Di musim ini Ronaldo pernah kedapatan menendang Scott Brown dari Celtic, Andy Wilkinson (Stoke City), Michael Dawson (Tottenham Hotspur), dan David Dunn (Blackburn Rovers).
Dia juga dilaporkan sempat ribut di lorong stadion dengan pemain Middlesbrough Emanuel Pogatetz, dan Steven Taylor di St James' Park minggu lalu. Meski demikian tak ada hukuman buat dia dari insiden-insiden tersebut.
(a2s/roz)











































