Satu gol, satu assist serta satu aksi yang berperan besar pada satu gol lainnya menjadi kontribusi Arshavin kala Arsenal memukul Blackburn 4-0 di kandang sendiri, Sabtu (14/3/2009).
Inilah gol pertama Arshavin sejak ditransfer dari klub Rusia Zenit St Petersburg bulan Februari silam. Aksi melawan Blackburn itu menjadi pembuktian awal bahwa harga 12 juta poundsterling (Rp 201 miliar) yang dibayarkan Arsenal tidak sia-sia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia punya intelejensia, visi dan bakat untuk menghadapi situasi satu lawan satu. Gol keduanya (gol pertama Arsenal sempat dinilai sebagai gol Arshavin sebelum diputuskan sebagai gol bunuh diri Andre Ooijer--red) adalah contohnya," ujar Wenger di situs resmi Arsenal.
Kecerdasan Arshavin juga diperlihatkan dalam kemampuannya untuk beradaptasi dengan posisi yang berbeda-beda. Mau di sisi kiri, kanan ataupun tengah, Arshavin tetap sanggup bermain ciamik.
"Saya mengubah posisinya pada saat jeda dan menaruhnya di kiri tetapi dia bisa bermain di kanan, tengah atau kiri. Anda bisa bertanya kepada tiap pesepakbola bagus di mana dia ingin bermain, dia akan bilang di tengah," ucap Wenger.
Yang lebih luar biasa dari pencapaian Arshavin adalah bahwa ia mencetak gol dalam keadaan kaki terluka. Akibat luka itu, Arshavin sampai harus mendapat jahitan dari dokter tim The Gunners.
"Dia mendapat empat jahitan di kakinya pada saat istirahat. Lukanya ada di sisi luar kaki dan dokter harus membuat empat jahitan. Kami memundurkan kick-off babak kedua karena itu," tutup Wenger.
(arp/krs)











































