Sekitar dua pekan lalu sebuah catatan gemilang milik Van der Sar pupus lantaran blunder yang dilakukannya sendiri. Setelah tak kebobolan selama 1.311 menit, kiper Belanda itu ditaklukkan Peter Lovenkrands saat bertandang ke Newcastle United akibat kurang lengket menangkap bola.
Sebuah catatan yang tak kalah hebat lainnya kembali pupus akhir pekan kemarin. Untuk kali pertama sejak bulan November, atau total sebanyak 17 pertandingan Premiership, MU akhirnya tumbang. Kekalahan yang terasa makin menyakitkan karena selain mengakhiri 11 kemenangan beruntun, kekalahan tersebut terjadi di Old Trafford atas musuh bernama Liverpool dan dengan skor mencolok 1-4.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami telah dibangunkan dengan cara yang keras. Tak satupun dari kami berani menjamin (kemenangan) tapi tanpa disadari mungkin telah muncul rasa puas dalam diri kami," ungkap Rio Ferdinand pada Skysport.
"Kalah di pertandingan manapun tetaplah mengecewakan, tapi kalah atas tim yang punya rivaltias hebat dengan kami terasa lebih buruk. Dan skor pertandingan semakin memperburuk kondisi. Itu sulit diterima," sambung dia.
Dengan Chelsea yang pada laga lain juga memetik kemenangan meyakinkan, tekanan pada MU jelas semakin besar. Namun kalau Sir Bobby Charlton sempat berucap "Setan Merah" tak akan panik dia mungkin benar. Meski selisih poin dengan The Blues tinggal tersisa empat namun Ryan Giggs cs masih punya satu pertandingan sisa untuk kembali merenggangkan jarak.
"Hasil seperti ini bisa diubah menjadi sesuatu yang positif. Rasa puas yang sebelumnya mungkin ada dalam diri kami akan terkoyak. Setidaknya kami masih berada dalam posisi yang bagus. Sekarang kami harus bersiap untuk menghadapi Fulham pekan depan, saat dimana kami sudah kembali ke lintasan," pungkas bek internasional Inggris itu.
(din/din)










































