Pada pertengahan pekan lalu, Liverpool memastikan tiket perempatfinal dengan gaya. Pada leg kedua perdelapanfinal Liga Champions di Anfield, Madrid mereka lumat tanpa ampun, 4-0.
Usai laga tersebut, partai sengit lain menanti di akhir pekan dalam partai Liga Primer saat 'Setan Merah' menanti di markasnya, Old Trafford. Sekali lagi, Liverpool berjaya kali ini dengan skor 4-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami dengan nyaman mengalahkan Real Madrid di kandang dan kemudian ke Old Trafford dan dengan nyaman menundukkan Manchester United," lanjut dia.
Yang membanggakan, kemenangan teranyar tadi dicatatkan atas MU, rival berat mereka di Inggris yang juga penyandang gelar juara Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub. Kian bikin Liverpool melayang karena mereka sempat ketinggalan dulu.
"Penampilan itu benar-benar performa puncak seperti penampilan masa emas Liverpool di waktu lampau karena kami mengalahkan juara dunia dan Eropa. Kami menunjukkan karakter hebat saat kami ketinggalan dan bangkit. Banyak tim akan kalah," seru Gerrard.
Kemenangan itu boleh jadi diukir dalam hati Gerrard sebagai sebuah capaian luar biasa. Namun, laju Liverpool di Liga Primer sendiri musim ini sebenarnya juga masih menyisakan secungkil kecewa buat dia.
Bolehlah mereka menang dua kali dari MU (2-1 dan 4-1) dan Chelsea (1-0 dan 2-0). Tapi di Anfield Liverpool malah suka membuang angka penuh, misalnya saat ditahan imbang tim penghuni zona degradasi, Stoke City, 0-0 di bulan Januari lalu.
"Kami sudah menang di Stamford Bridge dan di Old Trafford, dan imbang di Emirates (markas Arsenal). Hasil-hasil ini memperlihatkan kami cukup bagus untuk memenangi liga, tapi di partai-partai lain bikin frustrasi karena kami tak mampu mengalahkan lawan," keluh kapten Liverpool tersebut.
(krs/din)











































