Tuduhan peludahan yang melibatkan Fabregas saat ini tengah ditunggu laporannya oleh FA. Horton sendiri telah mengajukan keluhan kepada Asosiasi Manajer Liga, Rabu (18/3/2009), kemarin.
Di tengah-tengah penyelidikan FA dan ramainya pemberitaaan, Fabregas kian disudutkan dengan sebuah video di situs Youtube. Video itu menunjukkan sosok Fabregas saat masih berusia 17 tahun, tahun 2005 silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat Ballack, yang kini membela Chelsea, sedang terduduk di atas lapangan, Fabregas tampak membuat gerakan meludah ke arahnya. Adegan ini sempat diselidiki UEFA kendati Fabregas tak pernah dipanggil menghadap.
"Sebelumnya aku sudah beberapa kali melihat video ini di internet dan aku ingat insiden itu dengan jelas," jelas Fabregas di The Sun, Kamis (19/3/2009).
"Itu empat tahun lalu dan aku bersandar ke Michael Ballack yang saat itu bermain untuk Bayern dan aku meneriakinya karena merasa tidak membuat tekel buruk dan aku merasa kontaknya sangat sedikit," papar dia lebih lanjut.
Situasi saat itu Fabregas akui memang cukup panas, sebagaimana umumnya di pertandingan besar. Juga benar kalau saat itu dia masih amat belia. Tapi untuk perkara meludahi Ballack, dia menegaskan tidak melakukan.
"Aku tidak meludahinya. Itu terjadi dalam pertandingan dan terkadang Anda bertukar ucapan keras dengan lawan. Aku tak bangga dengan hal itu, tapi aku masih 17 tahun. Wasit melihatnya dan memberiku kartu kuning," kenang Fabregas.
Terhadap "luka lama" yang kembali diungkit-ungkit ini, Fabregas menegaskan kalau apa yang diperlihatkan tersebut sama sekali tak signifikan dengan kasus yang terjadi sekarang.
"Orang bisa mencoba mencari video klip sebanyak mungkin saat aku berusia 17 tahun, atau saat aku berumur 12 tahun ketika masih bermain untuk tim sekolah. Tapi ini tak mengubah apapun. Fakta sederhananya, aku tak meludahi asisten manajer Hull City," lugas Fabregas.
(krs/din)










































