Dalam pertandingan melawan Fulham tersebut, Rooney diusir wasit Phil Dowd usai menerima kartu kuning kedua. Hukuman satu partai umumnya akan jadi ganjaran skenario semacam itu, tapi sikap yang ditunjukkan Rooney usai dikartu merah sempat dispekulasikan bakal menambah hukumannya.
Usai diusir dari lapangan oleh Dowd, penyerang asal Inggris tersebut terus melancarkan protes dan sempat menolak meninggalkan lapangan. Ketika akhirnya beranjak ke ruang ganti, dia juga disebut memukul bendera tanda sepak pojok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pada akhirnya FA tetap memutuskan bahwa Rooney hanya akan diskors selama satu pertandingan. Pasalnya Dowd, dalam laporan pertandingannya, mengaku tak melihat insiden memukul bendera tersebut. Hanya saja, Rooney tetap mendapat peringatan keras dari FA menyusul perilakunya itu.
"Kami telah mengklarifikasi dengan Phil Dowd bahwa tak ada tindakan kasar yang dilakukan sang pemain usai ia dikeluarkan," ujar juru bicara FA seperti dilansir Sportinglife.
"Dalam insiden ia meninju bendera corner, sang wasit tak melihatnya dan kami telah menulis kepada Wayne Rooney untuk mengingatkannya tentang tanggung jawabnya."
Dengan demikian penyerang berusia 23 tahun ini dipastikan hanya akan absen ketika MU bertanding dengan Aston Villa di Old trafford pada 5 April mendatang. (roz/arp)











































