Gerrard-Rafa Kian Lengket

Gerrard-Rafa Kian Lengket

- Sepakbola
Rabu, 25 Mar 2009 16:30 WIB
Gerrard-Rafa Kian Lengket
Liverpool - Tak selamanya Steven Gerrard menerima begitu saja perkataan Rafael Benitez yang jadi manajernya di Liverpool. Tapi itu dulu, karena sekarang Gerrard tahu Benitez memang benar dan punya pemikiran jauh ke depan.

Liverpool tengah dalam kondisi kepercayaan diri tinggi setelah tiga hasil positif. Di satu laga di antaranya, Gerrard bahkan bikin hat-trick.

"Hubunganku dengan Rafa sudah jadi lebih kuat seiring dengan waktu," aku Gerrard di The Sun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, hubungan sang kapten dengan si manajer itu bukannya adem-ayem saja. Ada saatnya ketika Gerrard tak terima dengan kebijakan Benitez yang hampir lima tahun menukangi Liverpool itu.

"Bertahun-tahun aku mengeluh tentang tak terlibat dalam perebutan titel dan terlalu jauh dari tim-tim papan atas. Tapi sekarang aku bermain di posisi kesukaanku, kami memenangi partai-partai dan aku adalah kapten sebuah tim yang mampu menundukkan siapa pun," seru pemain asal Inggris itu.

Di awal-awal periode kepempimpinan Benitez, Gerrard yang punya posisi favorit sebagai gelandang tengah atau berdiri di belakang penyerang sempat dimainkan sebagai gelandang kanan. Dulu dia meradang kurang terima, tapi kini Gerrard dengan bijaksana melihat kalau saat itu pilihan tersebut adalah yang paling tepat.

"Mungkin aku sedikit egois sewaktu lebih muda. Mungkin aku terlalu banyak memikirkan diri sendiri saat bos minta aku bermain di luar posisi. Aku bermain di kanan untuk dua tahun pertama dia melatih dan alih-alih mengambil nafas dalam-dalam dan sadar itu demi kebaikan tim, aku sedikit mengeluh."

"Rafa bilang padaku kalau dia akan memainkanku di tengah saat dia punya pemain sayap yang lebih tangguh. Tapi sampai saat itu datang, aku harus mengorbankan diri di sayap. Kini dia memainkanku di tengah dan aku sangat menikmatinya, itu di mana aku bermain paling baik," papar Gerrard.

Mekarnya hubungan dengan sang manajer juga bikin Gerrard memaklumi jika Benitez jarang memberi pujian ketika pemainnya main cemerlang. "Bahkan saat kami menang lima gol atas Villa hari Minggu lalu, tak ada tepukan di bahu dan ucapan selamat dari manajer. Dia sudah memikirkan partai selanjutnya, merencanakan mengalahkan Fulham. Itu bikin dia jadi manajer hebat dan kenapa dia adalah seorang pemenang."

Gerrard pun sudah bisa memahami kebijakan rotasi manajernya sehingga tak lagi kesal saat digantikan atau dicadangkan. "Saat Anda lebih muda Anda akan selalu ingin bermain di setiap partai tapi saat Anda lebih berpengalaman Anda menerima untuk diistirahatkan di waktu tertentu jadi bisa bugar di waktu yang tepat."

"Itu mengapa skuad Liverpool terlihat sangat segar dan tangguh saat ini," demikian Gerrard.
(krs/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads