Rafa Kecewa International Break

Rafa Kecewa International Break

- Sepakbola
Jumat, 27 Mar 2009 00:00 WIB
Rafa Kecewa International Break
Liverpool - Liverpool sedang tancap gas dan tampil menggila. Kalau penampilan The Reds tiba-tiba menurun, boleh jadi Rafael Benitez akan menyalahkan international break selama dua pekan ke depan.

Tak dipungkiri, aksi hebat Liverpool dalam tiga pertandingan terakhir mereka patut diacungi jempol. Diawali dengan menggasak Real Madrid di Liga Champions, dilanjutkan dengan menggilas Manchester United 4-1 dan terakhir menghancurkan Aston Villa 5-0. Rangkaian hasil yang membuat asa The Kop untuk bersaing memperebutkan gelar juara Premiership kembali terbuka.
Β 
Namun untuk sementara waktu Liverpool harus mengendurkan gasnya di Liga Inggris karena sebagian pemainnya punya tugas untuk membela negaranya masing-masing. Inilah yang membuat Rafa sedikit menyayangkan kalau mental timnya akan jatuh seusai anak- anak asuhnya kembali.

Bahkan gaffer asal Spanyol itu sampai mengucap bahwa international break ini datang di waktu yang tidak tepat karena mengganggu momentum Liverpool yang sedang bagus-bagusnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sangat kecewa namun kamu tidak dapat mengubah situasi ini," keluh Rafa kepada The Sun.

"Mudah-mudahan para pemain kembali dengan mental yang sama dan kami dapat menjaga momentum ini. Kami akan berbicara kepada mereka selama mereka pergi dan diharapkan mereka tetap fit saat kembali," lanjutnya.

Tak ada perayaan atau senyuman yang terlihat dari Rafa saat Steven Gerrard dkk mencetak lima gol ke gawang Villa akhir pekan lalu. Namun Rafa menampik bahwa ia tak bahagia menyaksikan timnya, Rafa mengaku kalau dirinya sangat bahagia dengan form The Anfield Gank saat ini.

Dan ia meminta para punggawa 'Si Merah' untuk terus mencetak banyak gol karena hal itu sangatlah penting dalam persaingan dengan MU dan Chelsea. Hingga pekan ke-30, Liverpool surplus 33 gol, sedangkan MU dan The Blues adalah 31 dan 32 gol.

"Saya sangat puas dengan tim saya. Orang-orang berkata kalau aku tidak tersenyum, tapi saya sangat bahagia dan saya menjamin bahwa saya sangat bangga," ungkap pria 48 tahun itu.

"Selisih gol akan jadi penting. Jadi kami tahu sebelum pertandingan itu (melawan Aston Villa) bahwa kami harus mencetak banyak gol bila kami ingin memangkas perbedaan."

"Kami sekarang berada di posisi yang lebih baik tapi kamu harus tetap bermain dengan baik dan mencetak gol sebanyak banyaknya. Buat saya kami masih bisa lebih. Tim bermain dengan penuh kepercayaan diri tapi saya pikir kami masih bisa lebih," demikian dia. (mrp/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads