sepakbola

Pavlyuchenko: Tinggalkanlah Chelsea, Hiddink

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Pavlyuchenko: Tinggalkanlah Chelsea, Hiddink


- detikSepakbola

Moskow - Guus Hiddink telah mengakui bahwa kini banyak orang yang menginginkan ia untuk terus melatih Chelsea. Hal ini jelas bertentangan dengan kemauan Roman Pavlyuchenko yang ingin Hiddink untuk konsentrasi kepada timnas Rusia saja.

Seperti telah diketahui, Hiddink hanya akan melatih Chelsea sampai akhir musim ini, atau tepatnya sampai tanggal 31 Mei. Selanjutnya pria berusia 62 tahun itu direncanakan akan kembali berkonsentrasi penuh menangani 'Tim Beruang Merah'.

Namun dengan impresfinya permainan The Blues di tangannya, banyak punggawa klub asal London itu kemudian memintanya untuk tetap melatih di Stamford Bridge, sembari menukangi Rusia. Tetapi Hiddink telah menegaskan bahwa ia hanya akan berada di sana sampai 31 Mei.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cerita kemudian bergulir dengan kemungkinan dirinya tetap berhubungan dengan Chelsea, namun bukan sebagai manajer, melainkan sebagai seorang konsultan. Pavlyuchenko agak kurang setuju dengan hal ini. Ia lebih suka apabila mantan pelatih PSV Eindhoven itu berkonsentrasi total untuk Rusia.

Penyerang asal tottenham Hotspur itu pun menyebut bahwa cara agar Hiddink berkonsentrasi penuh terhadap Rusia adalah dengan terus menang di kualifikasi Piala Dunia 2010. Dengan demikian, itu akan menjadi bukti bahwa Rusia memiliki skuad yang tangguh dan pantas untuk terus dibimbing Hiddink.

"Pertama-tama, kami harus membuktikan kepada Guus bahwa kami dalah tim yang bagus, dan cara untuk menunjukkanya adalah dengan memenangi laga-laga selanjutnya," ucapnya seperti dilansir Sportinglife.

"Itu semua tergantung kepada kami. Saya tak bermain terlalu sering bagi klub saya akhir-akhir ini, jadi saya memiliki banyak energi untuk memperjuangkan hal itu."

Rusia saat ini berada di posisi dua klasemen sementara Grup 2 kualifikasi zona Eropa. Mereka mengoleksi poin sembilan, atau tertinggal empat poin dari Jerman sang pemuncak klasemen. Rabu (1/4/2009) mereka akan menjalani laga melawan Liechtenstein yang akhir pekan lalu digebuk 'Tim Panser' dengan skor 0-4.

(roz/din)











Hide Ads