Sir Alex Menangi Perjudian

Sir Alex Menangi Perjudian

- Sepakbola
Senin, 06 Apr 2009 02:09 WIB
Sir Alex Menangi Perjudian
Manchester - Manchester United meraih kemenangan atas Aston Villa tanpa kehadiran sejumlah pemain intinya. Menurut Sir Alex Ferguson kemenangan ini lahir berkat keberaniannya berjudi dengan mengambil risiko memanggil banyak pemain muda.

Dalam laga yang dihelat di Stadion Old Trafford, Minggu (5/4/2009) malam WIB, MU tampil tanpa duet bek andalannya, Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic. Ferdinand disimpan untuk laga melawan FC Porto midweek ini, sementara Vidic masih diskorsing akibat menerima kartu merah dalam laga melawan Liverpool.

Itu baru untuk posisi bek. Di sektor gelandang mereka kehilangan Paul Scholes yang dikartumerah dalam laga melawan Fulham, sedangkan di posisi striker mereka tak diperkuat Wayne Rooney (juga dikartumerah dalam laga melawan Fulham) dan Dimitar Berbatov (cedera).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tengah banyaknya pemain inti yang absen, MU harus memenangi laga melawan Villa jika ingin kembali menempati urutan teratas klasemen sementara. Oleh karena itu jadilah Fergie banyak memanggil pemain muda ke dalam skuadnya. Sebuah perjudian yang kemudian berhasil dimenanginya.

Mereka yang dipanggil adalah Richard Eckersley, Federico Macheda, Lee Martin, Darron Gibson, dan Danny Welbeck. Dari kelimanya, hanya Macheda dan Welbeck yang akhirnya dimainkan sebagai pemain pengganti. Macheda bahkan tampil sebagai pahlawan dengan mencetak gol kemenangan.

"Kemenangan adalah nama bagi klub ini di setiap pertandingan. Kami bermain dengan cara yang benar dan pantas mendapatkan hasil hari ini karena kami berusaha untuk memenangi pertandingan," ujar Sir Alex seperti dilansir Goal.

"Memang kami mengambil risiko, tetapi risiko adalah bagian dari sepakbola. Merupakan sebuah dorongan yang besar menyusul dari belakang dan mencetak gol telat."

"Kami memimpin klasemen dan itulah tempat yang kami inginkan. Dalam waktu seperti saat ini beberapa tim kehilangan poin, dan kami sudah pulih. Kami kehilangan tujuh atau delapan pemain, empat atau lima di antaranya adalah dari skuad terbaik."

"Namun Anda bisa lihat para pemain muda ini siap untuk maju sampai akhir," tukasnya.

Mengenai Macheda yang menjadi pahlawan dalam laga tersebut, manajer asal Skotlandia ini tak mau mengumbar pujian. Ia hanya memberikan ucapan selamat dengan tujuan agar pemain mudanya itu tak menjadi besar kepala.

"Saya hanya bilang, 'Well done'. Penting baginya untuk tetap menjejak tanah karena dia akan meraih banyak publikasi dalam beberapa hari ke depan. Ia harus belajar menangani hal itu." (roz/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads