Setelah melewati sebuah proses yang berliku, Arsenal akhirnya menggaet bintang timnas Rusia itu pada akhir Januari silam. Uang sebesar 16,5 juta poundsterling (Rp 271 miliar) menjadi harga yang harus dibayar untuk memboyong Arshavin.
Semenjak bergabung, Arshavin tampaknya sudah cukup menyatu dengan permainan The Gunners. Namun berbeda dengan di lapangan, kehidupan pemain berusia 27 tahun itu di luar lapangan tidak semulus itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arshavin sampai saat ini masih tinggal di hotel. Namun pemilik 43 caps untuk Rusia itu bertekad untuk segera menemukan tempat tinggal permanen serta berupaya membetahkan dirinya.
"Aku senang berada di Liga Inggris, ini adalah liga terbaik di dunia. Aku bahagia dengan kehidupan profesionalku tetapi aku tak bahagia di kehidupan sehari-hari. Ini sulit," tukasnya.
Secara tersirat, Arshavin sepertinya kangen dengan kampung halamannya. Pasalnya, Arshavin lahir di St Petersburg (kemudian dinamai Leningrad), tumbuh dan bermain sepakbola di kota yang sama hingga akhirnya memperkuat klub kebanggaan kota itu, Zenit St Petersburg.
"Untuk pertama kalinya di hidupku, aku merasa kesepian. Aku belum pernah meninggalkan St Petersburg sebelumnya," tutup penyumbang dua gol bagi Arsenal itu.
(arp/a2s)











































