Button tampil sebagai juara pada seri di Australia dan Malaysia yang juga menandai kebangkitan tim baru yang dibelanya, Brawn GP. Pembalap Inggris itu bahkan juga menjadi pole seater di Australia dan Malaysia.
Pertanyaannya, apakah Button mampu untuk menjuarai GP Shanghai pada 19 April mendatang? Kalau melihat catatan dalam beberapa tahun belakangan, belum pernah ada pembalap yang menjadi juara secara berurutan di tiga seri awal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Schumi kemudian melanjutkan catatan bagusnya itu dengan menjuarai seri San Marino dan Spanyol, membuatnya meraih urutan pertama dalam lima balapan secara berurutan. Tahun itu ia juga tampil dominan dengan memenangi 12 dari 18 seri yang digelar dan keluar sebagai juara di akhir musim.
Button mungkin saja bisa keluar sebagai juara di Shanghai, apalagi paket mobil milik Brawn GP juga memadai. Ditambah dengan sudah selesainya masalah dengan FIA akibat diffuser, mereka sebenarnya sanga siap untuk melaju kencang lagi.
Untuk jadi nomor satu di akhir musim, jalan Button tentu masih panjang karena musim pun masih membentang. Namun, dia sudah memegang teguh tekad untuk jadi jawara
"Aku ada di sini untuk memenangi kejuaraan dunia," tegas Button usai GP Malaysia lalu.
(roz/arp)











































