Ranieri: Sepakbola Inggris Kurang 'Inggris'

Ranieri: Sepakbola Inggris Kurang 'Inggris'

- Sepakbola
Sabtu, 18 Apr 2009 02:05 WIB
Ranieri: Sepakbola Inggris Kurang Inggris
Turin - Cengkereman Liga Primer Inggris di Eropa masih kuat. Tapi kritik tetap dilontarkan eks-manajer Chelsea, Claudio Ranieri, yang menilai kurangnya citarasa lokal di kompetisi tersebut.

Tiga wakil berhasil ditempatkan Liga Primer di semifinal Liga Champions musim ini, yang mana merupakan capaian kali ketiga beruntun di ajang tersebut.

Akan tetapi, Ranieri yang kini menukangi tim Seri A Italia Juventus mengkritisi torehan klub-klub Inggris tersebut. "Cuma ada sedikit orang Inggris dalam tim-tim asal Inggris, dengan adanya pemilik, pelatih dan pemain asing."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita menyebutnya sepakbola Inggris, tapi bisa saja sepakbola dari negara mana pun. Itu mengapa Federasi Sepakbola Inggris mempekerjakan pelatih Italia (di timnas) untuk mencoba (berkembang)," nilai Ranieri di Reuters.

Apa yang telah dicapai oleh klub-klub Inggris tersebut, lanjut Ranieri, lebih dikarenakan masalah finansial belaka. Faktanya, kompetisi Inggris belakangan memang tengah naik daun dan digelontori uang ketimbang liga-liga lainnya.

"Kita bicara soal sepakbola Inggris, tapi sebenarnya kita membahas tentang sepakbola dari segi ekonomi," lugas dia.

Sorotan terhadap kurangnya "muatan lokal" di Liga Primer kini relatif banyak ditujukan kepada Arsenal, klub London yang mayoritas tim intinya dihuni pemain asing. Praktis kini hanya Theo Walcott pemain Inggris yang mengisi posisi reguler. (krs/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads