Cerita itu terjadi tujuh tahun lalu, ketika Drogba masih berumur 24 tahun dan bermain di divisi dua Liga Prancis bersama klub Eropa pertamanya, Le Mans. Waktu itu harga Drogba masih 100 ribu poundsterling.
"Tapi waktu itu kami merasa dia belum cukup komplet," ujarnya dikutip The Sun, Sabtu (18/4/2009), menjelang pertemuan Arsenal versus Chelsea di semifinal Piala FA malam ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan jangan lupa, kami punya Thierry Henry kala itu," sambung pria berjulukan "Profesor" itu.
Diteruskan Wenger, pihaknya tetap mengikuti perkembangan Drogba sampai dia pindah ke Guingamp, lalu ke klub impiannya di Marseille dan kemudian Chelsea -- dan nilainya saat ini ditaksir sudah 24 juta pounds.
"Kalau menengok ke belakang, tentu saja (keputusan tidak merekrut dia) adalah sebuah kesalahan. Tapi sekarang pun bukan kami saja yang menyesal. Banyak klub lain yang juga memantau dia."
Drogba sudah mencetak delapan gol dari 10 pertandingan sejak Guus Hiddink membesut The Blues.
"Dia pemain berkualitas dan petarung sejati. Ktia harus meladeni dia secara fisik. Dia juga selalu menanjak untuk tantangan-tantangan besar. Dia punya fokus yang lengkap dalam mencoba efisien selama 90 menit," puji Wenger, yang juga menilai Drogba punya semangat yang tak pernah padam.
(a2s/krs)











































