MU, yang kerap digadang-gadang punya peluang meraih mimpi memenangi lima gelar juara di musim ini, takluk dari Everton lewat adu penalti di Stadion Wembley, Minggu (19/4/2009). Dengan demikian mereka gagal melangkah ke final, apalagi untuk mempertahankan gelarΒ yang mereka menangi tahun lalu itu.
"Kami kecewa karena kami ingin memenangi trofi ini," ujar bek Nemanja Vidic, yang terpilih sebagai man of the match, seperti dikutip dari situs resmi MU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vidic adalah satu dari dua algojo penalti MU yang berhasil menjalani tugasnya. Dari skor 4-2 itu ia dan Anderson bisaΒ mencetak gol dari titik putih, sedangkan Dimitar Berbatov dan Rio Ferdinand gagal.
"Saya berlatih dalam latihan dan saya pun mengambil banyak penalti untuk Red Star Belgrade dan Spartak Moskow," terang defender Serbia itu tentang pilihan Sir Alex Ferguson memilih dia sebagai salah satu eksekutor adu penalti.
"Ini bukan hal baru, tapi memang selalu ada kemungkinan Anda gagal, terutama di pertandingan yang sarat tekanan. Saya bisa bikin gol, tapi ini bukan soal itu. Tim kami tidak menang. Kami harus segera melupakan pertandingan ini"
Selain bertekad tak mau larut dari kegagalan di Piala FA, dan melanjutkan apa yang masih bisa diperjuangkan, Vidic juga berkomentar soal pemain muda "Setan Merah" yang masuk starting line-up melawan Everton.
"Kami main bagus kok. Jadi kami tak perlu merasa kecewa. Kami bermain menyerang dan mencoba bikin gol. Ada pemain-pemain muda di tim kami, dan mereka menunjukkan kualitas yang baik. Kami tahu kemampuan mereka. Kami cuma gagal mengambil kesempatan kami," imbuhnya. (a2s/roz)











































