Adalah Craig Burley, mantan bintang Chelsea, yang melontarkan penilaian tersebut usai kekalahan MU di Piala FA dari Everton. Burley yang kini jadi pengamat mengatakan sejumlah jurnalis tertentu terlalu takut dengan Fergie.
"Dalam profesi kami, banyak yang seperti jadi kaki tangan pihak lain. Mereka ingin berbaik-baik kepada orang lain, mendapatkan secangkir kopinya, ada di ruangan media dan tak dilarang keberadaannya. Orang takut mengatakan apapun," sergah Burley di Setanta Sports.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenyataan dari masalahnya adalah ini. Saat Ferguson berbuat bodoh, keliru memilih tim seperti yang dia lakukan Sabtu lalu, dia tak boleh kebal kritikan," nilai Burley.
Kalau argumen Fergie perihal pemilihan timnya adalah rotasi karena MU baru main di Liga Champions, sekaligus lolos ke semifinal, maka Burley pun tetap melihat keputusan tersebut tidak tepat.
"Ferguson keliru di akhir pekan. Dia tak perlu memilih tim yang lemah. Arsenal tak memilih tim selemah itu, Chelsea juga tidak --mereka berdua juga sama-sama masih ada di Liga Champions (seperti MU)," urai Burley.
Selain itu, contoh lain dikemukakan Burley menyoal ketakutan beberapa media dengan Fergie. "Melihat ke hal lain di musim ini, jika Cristiano Ronaldo diving, kenapa kita harus mengabaikannya hanya karena Sir Alex takkan suka (jika kita terus bertanya-tanya)?"
"Kita melihat pertandingan setiap pekan dan dia jatuh terlampau mudah. Kita dituduh memojokkan Ronaldo, tapi dia tetap melakukannya. Jadi kenapa tidak kita tanyakan pertanyaannya?" tutup Burley.
(krs/din)











































