Berbatov harus menerima menjadi pesakitan menyusul kegagalannya mengeksekusi penalti yang berujung kegagalan MU melangkah ke final Piala FA. Meski di saat bersamaan Rio Ferdinand juga gagal menjalankan tugasnya, Berba dituding jadi penyebab utama kekalahan karena cara dia menendang bola yang seperti malas-malasan.
Jadi jangan salahkan fans MU jika kalimat-kalimat kasar seperti di atas kemudian banyak bermunculan di forum klub tersebut. MUTV usai jalannya pertandingan juga banyak menerima telepon yang pada intinya menyuarakan rasa sebal pada striker yang didatangkan dari Tottenham Hotspur itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini Berbatov tercatat bertanggung jawab mengkreasikan enam gol yang dilesakkan MU di Premiership. Cuma Frank Lampard, Robin van Persie, Steed Malbranque (Sunderland) yang punya jumlah assist sama dengannya. Sementara dari 13 gol yang sudah dia sumbangkan di semua ajang, empat di antaranya merupakan gol yang kemudian menjadi penentu kemenangan.
Untuk ukuran striker, Berbatov terbilang kurang mematikan. Itu bisa dilihat dari delapan gol yang baru dibuat di Liga Inggris sepanjang musim ini, kalah jauh atas Nicolas Anelka dan bahkan Cristiano Ronaldo yang berdiri di puncak klasemen topskorer dengan 15 gol.
Tapi dari jumlah delapan gol tersebut cuma satu yang bisa dia lesakkan ke tim penghuni posisi enam besar. Itu terjadi saat The Red Devils menghajar Chelsea 3-0 pada Januari lalu.
Lalu bagaimana dengan performanya bersama Wayne Rooney di lini depan MU? Hingga kini Rooney dan Berbatov tercatat sudah dijadikan starter di 20 pertandingan.
Berapa gol yang datang dari kobinasi tersebut? Satu (!). Berbatov sempat membuat satu gol hasil umpan Rooney, namun dari total 17 gol yang dilesakkan Rooney di berbagai ajang tak satupun datang dari Berbatov. Demikian diberitakan Timesonline.
Statistik lain yang cukup mencengangkan datang dari laga MU kontra Sunderland Desember waktu lalu. Dari total 551 umpan yang dibuat sesama pemain "Setan Merah", cuma empat kali yang tercatat terjadi antara Rooney-Berbatov atau sebaliknya.
Fergie, seperti telah diberitakan sebelumnya, telah melontarkan pembelaan buat pemainnya itu. Namun hal itu sepertinya belum cukup untuk mengobati luka fans MU yang peluangnya meraih Quituple hilang begitu saja.
"Setengah dari orang-orang mungkin menyukai saya, setengah yang lain mungkin tidak. Tapi sepanjang hidup saya, ada ekspektasi tinggi yang saya miliki untuk bisa berusaha membuat mereka yang tidak percaya (pada saya) menjadi percaya," ungkap Berbatov pada Januari lalu saat menyanggah kalau dirinya dikatakan pemalas.
Jadi, seburuk itukah Berbatov? (din/krs)











































