Melalui sebuah pertarungan seru di Anfield, Rabu (22/4/2009) dinihari WIB, Liverpool ditahan Arsenal 4-4. Kejar-mengejar skor terus berlangsung, terutama di babak kedua.
Liverpool tertinggal 0-1, membalikkan skor jadi 2-1, tertinggal lagi 2-3, menyeimbangkan lagi jadi 3-3 sebelum ketinggalan 3-4. Namun gol di injury time menyelamatkan muka 'Si Merah' dari kekalahan di markas sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga dari empat gol Arsenal yang bersarang di jala Pepe Reina berasal dari kesalahan pemain Liverpool sendiri. Javier Mascherano, Alvaro Arbeloa dan Fabio Aurelio adalah tiga pelaku 'dosa besar' tersebut.
"Saya sangat kecewa karena kami kebobolan empat gol yang normalnya tidak kami derita. Kami membut kesalahan besar. Anda tak tahu kapan terakhir Pepe Reina membuat penyelamatan. Empat kesempatan dan empat gol, semuanya dari kesalahan kami," cetus Benitez tak puas.
Meski gagal menang, Liverpool memperlihatkan karakter mereka yang pantang menyerah. Penonton setia di Anfield yang selalu memberi semangat dianggap Benitez sebagai salah satu penyebab The Reds terhindar dari kekalahan.
"Dari awal, fans mendukung dan mendorong tim ini. Kadang Anda bermain grogi dan menyebabkan kesalahan. Tapi di akhir, terimakasih kepada fans, tim bekerja keras dan kami mencetak empat gol," tandas manajer asal Spanyol itu.
(arp/roz)











































