Kehebatan Andrei Arshavin nyaris membunuh Liverpool. Namun berkat masing-masing dua gol dari Fernando Torres dan Yossi Benayoun, klub kota pelabuhan itu akhirnya memetik hasil imbang 4-4.
Hasil ini memang mengangkat Liverpool ke puncak Liga Inggris dengan nilai 71; unggul selisih gol atas kompetitor utama mereka, Manchester United. Tetapi The Reds relatif rawan mengingat MU masih punya dua laga di tangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat pacuan dua kuda itu mendekati garis finis, hasil negatif jelas layak disesali. Toh Liverpool tetap optimistis menatap kans tersisa yang masih mereka miliki walau mengakui bahwa MU kini berada di atas angin.
"Anda tak pernah tahu apa yang bisa terjadi di sepakbola. Jadi kami harus tetap percaya diri, kami masih punya kesempatan hingga akhir musim," cetus manajer Liverpool, Rafa Benitez, di situs resmi klubnya.
"MU saat ini mengendalikan kemudi. Namun kami akan melihat apa yang akan terjadi pada Rabu. Jika mereka menang (melawan Portsmouth), ini akan kian sulit. Tetapi mereka harus menang," sambung Benitez lagi.
"Mereka juga masih harus menghadapi Arsenal. Kita lihat saja," katanya.
Pendapat Benitez diamini manajer Arsenal Arsene Wenger. "Ini masih sangat terbuka. Tergantung bagaimana form MU karena mereka sedikit bermasalah sebelum Liga Champions. Kita lihat saja bagaimana comeback mereka melawan Portsmouth," katanya pendek.
(arp/roz)











































