Di Anfield, Rabu (22/4/2009), Liverpool mendapat pukulan menyusul kegagalan mereka meraih poin maksimal saat menjamu Arsenal. Dalam sebuah pertandingan yang berlangsung sengit, kedua kesebelasan akhirnya bermain sama kuat 4-4 dengan Andrei Arshavin jadi bintang menyusul empat gol yang dia lesakkan.
Hasil tersebut memang sudah cukup membawa The Reds menggusur MU di puncak klasemen dengan keunggulan selisih gol. Namun karena "Setan Merah" masih punya dia pertandingan sisa (termasuk menghadapi Portsmouth dinihari nanti), kondisi tersebut jelas sangat tak menguntungkan Liverpool dalam persaingan menuju tangga juara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Idealnya kami ingin tiga poin, jadi kami melihat dalam pertandingan tersebut kami kehilangan dua angka tapi ini justru bisa jadi poin yang penting. Saya masih merasa kalau kompetisi menuju tangga juara ini masih akan berliku, tapi kami bergantung pada orang lain untuk membantu kami," ungkap Gerrard seperti diberitakan Skysport.
Soal jalannya pertandingan, di mana The Reds baru memastikan didapatnya satu poin di masa injury time, sang kapten mengaku sangat bersyukur. Jika Yossi Benayoun tak menjebol jala Arsenal untuk mencetak gol keempat Liverpool, dia yakin kalau persaingan menuju juara akan habis dan memunculkan MU sebagai juara.
"Yah, saya pikir kekalahan akan membuat kami tersingkir. Yang kita bicarakan adalah Manchester United, mereka tim yang fantastis dan lihatlah hasil pertandingan mereka, lihatlah di mana mereka akan kehilangan poin. Akan sangat-sangat sulit jika kami sampai kalah, tapi saya pikir (satu) poin itu bisa berarti besar," pungkas Gerrard. (din/krs)











































