Penyebab munculnya kritik itu adalah fakta bahwa Arsenal sudah hampa gelar selama empat tahun. Titel terakhir yang mereka peroleh adalah Piala FA pada musim 2004/2005.
Banyak yang menyarankan juga agar Wenger mulai memasukkan nama-nama besar atau pemain yang lebih senior untuk menemani skuad mudanya. Namun sejauh ini The Professor tak sepenuhnya mengiyakan pendapat tersebut. Musim ini, pembelian yang terhitung "wah" hanyalah untuk Andrei Arshavin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memiliki tim yang mempunyai rata-rata umur 22, jadi mengapa kami butuh revolusi?" ucapnya di Sportinglife. "Itu akan menjadi hal yang bodoh dan tak bertanggungjawab," lanjutnya.
"Saya tetap percaya bahwa ketika Anda memiliki tanggung jawab, Anda akan memiliki keputusan dan harus mempertahankannya. Sampai saat ini penampilan kami juga tak buruk."
Pendirian Wenger mendapatkan pembelaan dari Robin Van Persie. Penyerang asal Belanda ini menyebut, Arsenal tak mau menghambur-hamburkan uang seperti rival-rivalnya. Pasalnya, dengan sejumlah besar uang yang sudah dikeluarkan berarti "pengembaliannya" juga harus besar.
"Jika Anda melihat skuad kami dan tim lainnya, seperti Chelsea, Manchester United, dan Liverpool, melihat apa yang mereka keluarkan dan kami keluarkan, tentu harus ada hasilnya. Kami bisa bangga terhadap diri kami sendiri."
(roz/din)











































