Di JJB Stadium, Kamis (14/5/2009) dinihari WIB, MU harus ketinggalan lebih dulu di babak pertama. Gol untuk tuan rumah dibuat Hugo Rodallega pada pertengahan babak tersebut.
Kebangkitan MU baru terjadi di babak kedua seiring dengan masuknya Carlos Tevez. Pemain yang sedang dispekulasikan masa depannya itu langsung menggebrak dan bikin gol penyama kedudukan beberapa menit usai masuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tambahan poin tersebut bikin MU mengoleksi poin 86, atau unggul enam angka dari pengejar terdekatnya Liverpool. Artinya, dengan dua laga sisa, MU kini hanya butuh merengkuh satu angka saja di laga selanjutnya untuk memastikan diri menjuarai Premiership.Β Β
Peluang tersebut hadir Sabtu (16/5/2009) saat 'Setan Merah' menjamu salah satu rival beratnya, Arsenal, di Old Trafford. Jika mampu, pesta juara pun akan jadi luar biasa istimewa karena terjadi di kandang sendiri.
Jalannya Pertandingan
Antonio Valencia langsung mengancam gawang MU di menit ke-2. Dikawal ketat beberapa pemain MU, dia melaju menuju gawang kendati sontekannya dengan ditempel Nemanja Vidic masih melebar di sisi gawang.
Wigan masih terus menebar ancaman. Kali ini bola dikuasai Michael Brown di tepi garis gawang. Dia mencari ruang lantas menendang, tapi masih ada pemain MU yang menghadang. Peluang pun mentah.
Wayne Rooney mencatat peluang matang di menit ke-10. Dari kerjasama Cristiano Ronaldo dengan Dimitar Berbatov, bola dikirim lewat umpan silang untuk disambut Rooney yang tak terkawal. Sial buat dia, arah bola masih melebar.
Tak lama berselang, lewat kerjasama apik MU lagi-lagi mengancam. Setelah digulirkan dari kaki ke kaki, Ronaldo mengirim bola ke depan gawang dan disambut Michael Carrick yang ditempel ketat lawan. Tapi sontekannya seraya menjatuhkan diri masih tipis melayang di pojok atas gawang.
Dari umpan panjang, Hugo Rodallega menerima bola di sisi kanan lapangan dan mulai berlari ke tengah. Dia berhasil melepaskan tembakan keras ke arah gawang MU meski Edwin Van der Sar tepat pada posisi untuk menjinakkan peluang pada menit 16 ini.
Wigan akhirnya unggul duluan pada menit 28. Dari umpan panjang, Vidic yang sedang mengawal Rodallega sedikit lengah sehingga Rodallega pun sukses memanfaatkan. Dengan sekali tembak, bola diceploskannya ke dalam gawang MU.
Vidic tak puas dengan wasit usai gol tersebut karena merasa dirinya telah dilanggar Rodallega saat berebut bola. Tapi wasit tak sepaham.
Dua menit sebelum jeda, MU mengalirkan bola ke depan dengan operan-operan pendek. Rooney ada di akhir dan melepaskan tembakan keras dalam area penalti, meski sepakannya masih melambung tinggi.
Belum juga bisa menyamakan kedudukan, Sir Alex Ferguson memutuskan melakukan pergantian pemain di menit ke-58. Anderson ditarik untuk diganti Carlos Tevez yang dalam beberapa pertandingan terakhir MU tampil apik.
Tevez terbukti langsung tokcer. Di menit 61, tembakan Carrick mampu diteruskannya dengan sontekan tumit ke dalam gawang Wigan. Benar-benar gol yang tak mudah untuk dicetak jika melihat posisi tubuh Tevez dan prosesnya bikin gol. Skor pun imbang 1-1.
MU terus merangsek ke depan dan mencecar pertahanan Wigan. Salah satu peluang tercipta di menit ke-77, setelah bola yang lepas dari kaki Rooney disambar Ronaldo meski arahnya masih tepat ke kiper. Dua menit kemudian, giliran sepakan Rooney yang mengarah ke kiper Richard Kingson.
Michael Carrick membalikkan kedudukan di menit 84. Setelah merancang serangan dari kanan, John O'Shea mengirim bola ke Carrick di tepi area gawang yang meneruskan sepakan ke dalam gawang Wigan.
Susunan Pemain:
Wigan: Kingson, Melchiot, Boyce, Bramble, Figueroa, Valencia, Cattermole, Scharner, Brown, N'Zogbia (Mido '82), Rodallega.
Man Utd: Van der Sar, O'Shea, Vidic, Evans, Evra, Carrick, Scholes (Giggs '75), Anderson (Tevez '58), Ronaldo, Berbatov (Park '89), Rooney. (krs/key)











































