Bagi Newcastle, capaian yang mereka raih musim ini merupakan yang terburuk dalam 15 tahun terakhir. Musim lalu mereka masih bisa bertarung di papan tengah meski akhirnya finis di posisi 12. Kini mereka harus berjuang setengah mati hanya untuk bisa bertahan di Premiership.
Catatan mereka musim ini jelas terasa miris apabila melihat ketangguhan mereka di medio akhir 90-an. The Toon Army pernah menjadi salah satu klub papan atas, bahkan pernah finis sebagai runner up pada kurun waktu 1996-1997.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masalahnya The Villans bukanlah lawan yang enteng. Meski performa mereka tengah menurun--hanya meraih satu kemenangan dalam empat laga terakhir--pasukan arahan Martin O'Neill ini terkenal sulit dikalahkan jika berlaga di kandang mereka sendiri.
Tetapi tak ada salahnya berharap. Sembari menyuarakan optimisme, Newcastle berharap Manchester United dan Chelsea mampu meraih kemenangan atas Hull dan Sunderland.
"Anda tak akan pernah tahu apa yang terjadi dengan hasil laga lain. Tapi jika kami menang, maka itu sudah cukup," ujar gelandang Jonas Gutierrez kepada Sky Sports.
"Dua tim lainnya juga harus meraih hasil yang bagus, dan itu akan sangat sulit. Jika kami bisa meraih tiga poin pada hari Minggu, maka semuanya akan baik-baik saja."
"Manchester United adalah tim yang sangat sulit dihadapi dan mereka akan mencoba untuk meraih kemenangan. Saya percaya diri kami akan tetap menjadi tim Premier League pada hari Minggu malam nanti," tukas Gutierrez.
(roz/arp)











































