Bridge Menuju Sukses dengan 'Fergie Italia'

Bridge Menuju Sukses dengan 'Fergie Italia'

- Sepakbola
Selasa, 02 Jun 2009 10:40 WIB
Bridge Menuju Sukses dengan Fergie Italia
London - Gennaro Gattuso cukup 'kenyang' ditangani Carlo Ancelotti di AC Milan. Dia paham benar gaya-gaya Ancelotti yang mirip Sir Alex Ferguson akan mampu bikin Chelsea sukses besar.

Membela Milan semenjak tahun 1999, delapan musim di antaranya Gattuso habiskan di bawah penanganan Ancelotti sebagai allenatore. Jumlah itu jelas cukup untuknya mengenal gaya sang pelatih.

Kini, Ancelotti sudah memastikan bergabung dengan Chelsea, klub penuh pemain bintang yang lazimnya juga memiliki ego tinggi. Tapi Gattuso yakin pria Italia berusia 49 tahun itu bisa pegang kendali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Takkan ada masalah untuknya, sama sekali tak ada. Jika ada sikap yang tak cocok dengan pola pikirnya di Chelsea, para pemain akan belajar dengan amat cepat untuk mengubah sikap itu," tegas Gattuso di The Sun.

Para pemain Chelsea, klaim Gattuso, akan tunduk di depan Ancelotti yang dia nilai punya ketegasan seperti Fergie yang jadi manajer Manchester United. Fergie sendiri dikenal dengan 'terapi pengering rambut' dalam memarahi pemainnya.

"Di Inggris, Alex Ferguson terkenal dengan sikapnya di ruang ganti ketika keadaan berjalan tak sesuai keinginannya dan begitu pula dengan Carlo. Ketika dia tak senang, Anda akan tahu."

"Ferguson dan Carlo adalah dua manajer tersukses di dunia, jadi itu membuktikan bahwa metode mereka tepat. Dengan Carlo, para pemain tak diragukan lagi tahu siapa bosnya," puji Gattuso.

Mungkin tak sedikit fans Chelsea yang masih terus mengingat nama Jose Mourinho karena sukses yang telah dia bawa ke Stamford Bridge. Tapi Gattuso yakin Ancelotti akan bisa lepas dari bayang-bayang pendahulunya itu, bahkan melebihinya.

"Saya tahu Mourinho meninggalkan kesan besar di Chelsea dan mungkin itu tak membantu para manajer yang sudah bergabung sejak dia pergi. Tapi Carlo bisa menciptakan hasil lebih bagus dari Jose, saya yakin itu."

"Carlo adalah ahli di Liga Champions dan itu sesuatu yang masih kurang di Chelsea meski mereka pernah nyaris jadi juara. Jika ada orang yang bisa membawa Chelsea pada kesuksesan tertinggi maka itu adalah Carlo, tak ada lagi yang bisa," demikian si gelandang berusia 31 tahun tersebut.

(krs/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads