Barry Cuma Butuh Tantangan Baru

Barry Cuma Butuh Tantangan Baru

- Sepakbola
Kamis, 04 Jun 2009 03:19 WIB
Barry Cuma Butuh Tantangan Baru
Birmingham - Usai 12 tahun berkarir di Aston Villa, Gareth Barry akhirnya memutuskan hengkang. Namun ia menolak disebut berkhianat dan mengatakan dirinya hanya butuh tantangan baru.

Memulai karirnya di Villa pada tahun 1997, Barry dengan cepat berhasil menemukan tempat di skuad utama. Bahkan ia kemudian didaulat menjadi kapten kesebelasan dan salah satu ikon klub.

Tetapi musim lalu ia mulai tergoda untuk hijrah dengan Liverpool sebagai tujuannya. Kala itu Villa enggan melepasnya, tetapi Barry ngotot ingin pindah. Ketika akhirnya batal pindah, ban kaptennya pun dicopot untuk kemudian diserahkan kepada Martin Laursen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kalau kini dia hengkang juga, maka permintaan maaf pun dilayangkan kepada fans Villa. Barry menjelaskan kepindahannya ke Manchester City adalah karena dirinya ingin tantangan baru dan bukannya bermaksud berkhianat kepada klub yang telah membesarkan namanya.

"Setelah spkelulasi selama 12 bulan, saya ingin kesempatan untuk menjelaskan keputusan saya kepada fans Aston Villa. Saya ingin berterimakasih kepada mereka atas dukungan yang saya terima selama 12 tahun ini dan klub ini telah menjadi bagian penting dari hidup saya," ucapnya seperti dilansir Sportinglife.

"Saya bergabung sebagai pemuda berusia 16 tahun dan 12 tahun kemudian saya pergi sebagai pria berusia 28 tahun yang memiliki seorang istri dan dua orang anak. Banyak hal terlah berubah sejak saat itu--pemain, manajemen, dan chairman."

"Tetapi setelah mengubah keputusan berulang kali, saya tiba pada keputusan untuk berpisah dengan klub. Saya butuh tantangan baru. Saya punya ketakutan besar untuk menjadi stagnan dan terjebak di zona nyaman," tukasnya.

Kepindahan Barry ke City melibatkan deal dengan nilai transfer 12 juta poundsterling. Gelandang internasional Inggris ini pun yakin, kesepakatan tersebut sangat menguntungkan bagi The Villans.

"Saya percaya deal ini sangat bagus untuk pihak klub. Saya yakin manajer akan menggunakan uang tersebut untuk membeli pemain baru dan memperkuat skuad. Klub ini pun akan semakin kuat dari waktu ke waktu," tandas dia.

Selama membela Villa, Barry belum pernag satu kali pun meraih trofi juara. Raihan terbaiknya adalah menjadi runner-up Piala FA pada tahun 2000.

(roz/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads