Orang yang dimaksud sebagai pengganti Bruce adalah Roberto Martinez. Pria kelahiran Balaguer, Spanyol, ini baru berusia 35 tahun, usia yang relatif muda untuk menangani sebuah tim senior.
Dibandingkan dengan Bruce yang sudah malang-melintang melatih berbagai klub, Martinez baru pernah menangani satu klub sebelumnya, yakni Swansea. Mengingat Swansea hanya berlaga di Football League Championship--kompetisi tingkat ketiga di sepak bola Inggris--, bisa dibilang menangani Wigan yang berlaga di Premier League adalah tantangan besar untuknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat tertarik untuk mendapatkan jasa dari Roberto Martinez. Saya memberikan penghormatan tertinggi kepadanya," ujar chairman Dave Whelan seperti dilansir Sportinglife.
"(Besok) kami akan bertemu untuk bediskusi lebih lanjut terkait dengan hal lainnya, termasuk mendapatkan dana transfer untuk mendatangkan pemain baru," lanjut Whelan.
Martinez sendiri sebenarnya bukan orang baru bagi Wigan. Pada tahun 1995 hingga 2001, pria yang dulunya berposisi sebagai gelandang ini pernah bermain di sana. Jadi, bisa disebut Wigan kini tengah bernostalgia dengannya. Selama masa pengabdiannya sebagai pemain di Wigan, Martinez bermain sebanyak 188 kali dan menyumbangkan 17 gol.
Dengan ditunjuknya Martinez sebagai pelatih, sepak bola Eropa kini kian ramai dengan pelatih muda. Sebelumnya ada Josep Guardiola (berusia 38 tahun) yang menangani Barcelona, dan yang paling baru adalah pelatih baru Juventus, Ciro Ferrara (42), serta pelatih baru AC Milan, Leonardo (39).
(roz/din)











































