Klub Inggris Tak Usah Tiru Madrid

Klub Inggris Tak Usah Tiru Madrid

- Sepakbola
Kamis, 11 Jun 2009 23:07 WIB
Klub Inggris Tak Usah Tiru Madrid
Manchester - Aksi Real Madrid di bursa transfer musim ini mendapat perhatian dari Menteri Olahraga Inggris, Gerry Sutcliffe. Ia meminta agar klub-klub di Inggris tidak meniru langkah Madrid.

Madrid terjun ke bursa transfer dengan menawarkan uang dalam jumlah besar ke sejumlah klub agar mau melepas pemainnya. Pemain bintang pertama, Kaka, sukses diboyong dari AC Milan dengan nilai transfer sekitar 59 juta poundsterling atau lebih dari 930 miliar rupiah.

Kini, Los Blancos kembali mendekati pemain berlabel bintang. Uang 80 juta poundsterling, setara 1,3 triliun rupiah, telah ditawarkan kepada Manchester United untuk memboyong Cristiano Ronaldo. MU telah menerima tawaran tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi ini membuat Sutcliffe prihatin. "Kita sudah melihat Real membelanjakan 59 jtua poundsterling untuk Kaka dari Milan. Itu sebabnya kami menuliskan surat kepada Liga Primer dan FA," ujar Sutcliffe seperti dilansir dari Reuters.

"Kementrian olahraga benar-benar ingin menjaga kelanjutan kompetisi ini. Liga Premier telah menjadi liga terbaik di dunia, dan semoga itu berlangsung dalam waktu yang lama. Jadi kami harus memastikan bahwa akar rumput dari kompetisi ini dilindungi," tambahnya.

Sutcliffe berharap klub-klub Inggris tidak mengikuti kebijakan mega-transfer a la Madrid. "Memang, sepak bola telah menjadi bisnis besar dan peredaran uang begitu kencang di sini."

"Namun kami harus memastikan bahwa uang itu bermanfaat dan berkelanjutan, karena kami tak ingin klub-klub mengambil resiko besar dengan uang dalam jumlah besar itu," lanjut Sutcliffe.

Menteri yang juga penggemar MU ini berharap, The Red Devils tidak mencari pemain asing untuk menggantikan Ronaldo, andai ia pergi nantinya. "MU memiliki akademi pembinaan yang baik dan kita sudah melihat bahwa pemain muda berkembang lewat akademi itu," tutupnya.

(key/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads