Mulai April 2009, pemerintah Inggris memberlakukan peraturan bahwa setiap individu yang gajinya di atas 150.000 poundsterling sebulan akan terkena peningkatan pajak sebesar 50%
Alonso mengaku bahwa peraturan tersebut membuatnya pikir-pikir untuk berkarir dalam waktu yang lama di Inggris. "Jelas para pesepakbola bakal berpikir tentang peraturan tersebut. Kami tidak bodoh. Kami terus memperhatikan isu-isu sputar aturan itu," ujar Alonso seperti dilansir dari Telegraph.
Gaji gelandang berkebangsaan Spanyol itu berkisar pada 65 ribu poundsterling per pekan. Dengan peraturan tersebut, ia harus membayar pajak 1,2 juta poundsterling per tahun.
"Sungguh tidak menyenangkan ketika Anda melihat nilai kontrak Anda turun hingga 30 persen. Saya tidak bisa berbuat apa-apa. Itu tugas pemerintah," tambah Alonso. "Saya harap, dalam beberapa bulan atau tahun ke depan kondisinya akan kembali seperti dulu," lanjutnya.
Masalah kenaikan pajak menjadi pembicaraan hangat di kalangan para pelaku Liga Primer. Sebelumnya, manajer Arsenal Arsene Wenger juga pernah mengeluhkan tentang persoalan yang sama.
Namun sikap berbeda ditunjukkan oleh Torres. "Ketika Anda memperkuat tim sekelas Liverpool, Anda tak perlu khawatir. Anda adalah pemain kelas atas dan Anda akan mendapatkan kontrak dengan nilai yang pantas. Anda tidak usah khawatir hanya karena akan kehilangan sedikit uang," kata Torres.
Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Β
Foto: Fernando Torres dan Xabi Alonso (Reuters )
(nar/krs)











































