Setelah menjalani berbagai proses negosiasi selama beberapa bulan terakhir, MU dan Tevez akhirnya mengakhiri kerjasama. Pemain berusia 25 tahun ini membuat sikap yang mengejutkan dengan menolak tawaran kontrak permanen yang disodorkan 'Setan Merah'.
Belakangan sang pemain angkat bicara soal latar belakangnya memutuskan angkat kaki dari Old Traford. Tevez menilai pihak klubΒ secara tidak langsung menyisihkannya dengan mendatangkan Berbatov dari Tottenham pada musim panas silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Sir Alex) Ferguson mengatakan kepada saya untuk jangan khawatir terhadap kedatangan Berbatov namun saya tidak menyukainya ketika ia mulai sering menaruh saya di bangku cadangan. Saya telah memberikan hidup saya untuk kostum Manchester United," sambungnya.
Tevez pun bercerita tentang keberhasilannya mengambil peran di tim utama pada musim perdananya di MU. Namun segalanya berubah pasca kedatangan Berbatov pada awal bulan September tahun 2008 silam.
"Musim lalu saya merupakan top skorer kedua di belakang Cristiano Ronaldo. Kami memenangkan dua gelar dan diperlakukan seperti ini merupakan sesuatu yang tak bisa saya pahami."
"Ketika saya datang, saya harus berupaya untuk meraih tempat utama seperti halnya pemain yang lain. Musim pertama saya cukup bagus. Dimainkan sejak awal atau sebagai pengganti, saya dapat menerima hal itu."
"Namun di tahun kedua, setelah laga melawan Liverpool (13 September 2008), pelatih mulai mengabaikan saya," kenangnya.
(roz/roz)











































