Chelsea mungkin menjadi satu-satunya tim di mana pemainnya punya pengaruh besar terhadap kebijakan manajer. Kepergian Luis Felipe Scolari adalah salah satu contoh kasus betapa pemain Chelsea bisa ikut menentukan nasib manajer yang tengah menjabat di Stamford Bridge.
Pelatih asal Brasil itu menuduh beberapa pemain seperti Didier Drogba, Michael Ballack dan Petr Cech punya pengaruh terlalu besar di klub tersebut, yang kemudian berujung pada keputusan pemecatan dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih berusia 50 tahun ini menegaskan bahwa dirinya tidak akan membiarkan wewenangnya sebagai pelatih dimasuki oleh siapapun juga. Ancelotti menganalogikannya dengan saat dirinya menjadi pemain ketika menjaga lawan untuk tidak masuk daerah pertahanan.
"Ketika saya masih bermain saya tidak selalu diam. Di lapangan saya selalu bertarung dan saya tidak akan membiarkan permain lawan datang dalam daerah saya. Sekarang bagi saya yang terpenting adalah para pemain memiliki rasa hormat terhadap posisi saya sebagai pelatih," ujarnya seperti dilansir The Sun.
"Saya telah membuat keputusan dan pada saat yang bersamaan saya harus menghormati para pemain saya. Ini adalah sistem saya untuk mendapatkan suatu hubungan ke depan."
"Pesan dari saya soal kerja adalah setiap hari tetap berada di lapangan, untuk berlatih dengan keras. Itulah kemauan saya. Visi saya adalah memiliki sejumlah pemain yang dapat bermain dengan baik secara bersama-sama dan tetap bersama seperti itu seterusnya," tandasnya.
(din/din)











































