Dalam perjalanan karirnya, Tevez memiliki curriculum vitae yang cukup bagus jika menyangkut urusan "menjuarai liga". Hal ini bisa dilihat dari catatan di mana ia pernah menjadi juara di liga Argentina dan Brasil, sebelum akhirnya berlabuh di Inggris.
Di Argentina sana, ia pernah membawa Boca Juniors menjuarai Liga Apertura pada musim 2003/2004. Sementara di Brasil, ia berperan dalam membawa Corinthians meraih puncak tertinggi pada tahun 2005.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tevez pun menyebut, ambisinya ini sejalan dengan keinginan manajer Mark Hughes dan pemilik klub. Ia melihat bahwa prospek City untuk menjadi sebuah klub besar di Inggris cukup terang.
"Manajer dan pemilik klub sangat ambisius, dan hal ini sudah terlihat sejak kami pertama kali berbicara," ujarnya di Daily Mail.
"Ini merupakan sebuah kesempatan untuk terlibat sejak awal, sebuah kesempatan untuk membangun sebuah pengalaman yang luar biasa. Saya berharap untuk memenangi banyak trofi bersama City," cetusnya.
Lebih lanjut lagi, Tevez mendukung keinginan klub untuk mendatangkan lebih banyak pemain hebat. Saat ini City dikabarkan masih terus memburu John Terry, Emmanuel Adebayor, dan bek Everton, Joleon Lescott. Sebelumnya, City sudah mendatangkan Gareth Barry dan Roque Santa Cruz.
"Ada perasaan yang sangat hebat mengelilingi klub ini. Lihat kualitas pemain yang sudah didatangkan dan prospek dari pemain top yang akan dibeli. Ada sesuatu yang besar terjadi di klub ini," tukasnya.
Tevez resmi menjadi pemain City usai menandatangani kontrak berdurasi lima tahun. Untuk mendatangkannya, City dikabarkan harus mengeluarkan dana sebesar 25 juta poundsterling (sekitar Rp 414 miliar).
(roz/a2s)











































