Dengan dana yang berlimpah, City berusaha mendekati pemain-pemain berlabel bintang dengan iming-iming nilai transfer dan gaji yang tinggi.
Robinho, Carlos Tevez, Gareth Barry, Roque Santa Crus, dan Emmanuel Adebayor adalah beberapa contoh pemain bintang yang sukses 'ditaklukkan' oleh pundi-pundi uang City.
Langkah The Citizens mengundang banyak kritik karena dinilai merusak sepak bola. Dengan banyaknya tudingan itu, Bellamy pun gerah.
"Orang selalu menggerutu tentang besarnya uang yang kami gunakan. Namun tim-tim empat besar sudah melakukannya sekian lama: mentransfer pemain dengan harga mahal dan membayar dengan gaji tinggi. Sekarang orang mengatakan apa yang kami lakukan tidak baik untuk sepak bola," seru Bellamy dilansir dari Goal.
Bellamy menegaskan apa yang dilakukan City sudah tepat, karena bakal bermanfaat bagi sepak bola. "Hal terbaik yang terjadi dalam sepak bola adalah kesempatan untuk klub lain membongkar dominasi tim elit. Kini kami tengah berusaha menjadi salah satu tim besar di Eropa," kata pemain berusia 39 tahun itu.
"Untuk melakukan itu memang butuh waktu, karena klub-klub besar sudah mendominasi untuk sekian lama. Itu sebabnya kami dengan cepat membelanjakan uang dalam jumlah besar, guna memangkas jarak dengan klub besar sesegera mungkin," pungkas pemain yang bergabung ke City pada Januari tahun ini.
(nar/nar)










































