Selama ini Arsenal dikenal dengan formasi 4-4-2-nya yang secara reguler biasa dimainkan. Lini tengah mereka diisi oleh setidaknya tiga gelandang bertipe menyerang.
Formasi tersebut terbukti tidak dapat berfungsi efektif musim lalu dan beberapa musim sebelumnya. Skuad Arsenal kerap terjebak dalam permainan cantiknya sendiri, dan terlena untuk mendapatkan hasil akhir.
Sadar jika formasi racikannya selama ini kurang menggigit, Wenger mulai melakukan perombakan. 'Sang Profesor' mulai menerapkan formasi 4-3-3 seperti milik Barcelona, di mana para pemain depan memiliki gerak yang leluasa.
Wenger pun telah menggunakan strategi tersebut di ajang pra musim. Ia terlihat masih mencoba-coba susunan pemain di lini depan dan tengah.
Kemungkinan besar ia akan menempatkan Andrei Arshavin dan Theo Walcott di samping penyerang tengah. Wenger mengaku jika perubahan strateginya ini untuk memaksimalkan sejumlah pemain berkarakter menyerang yang dimilikinya.
"Ketika bermain dengan Arshavin, Anda tidak akan pernah berada di daerah Anda sendiri. Begitu juga jika Anda memainkan Theo Walcott," tuturnya di The Daily Telegraph seperti dilansir Goal.
"Saya ingin melihat bagaimana itu berjalan karena saya memiliki banyak pemain berkarakter menyerang. Dan mungkin kami perlu untuk memperketat lini tengah untuk menjaga kesimbangan antara penyerangan dan pertahanan. Saya cukup senang dengan hal itu."
(nar/arp)











































