Tanpa Van der Sar, MU dalam Ancaman

Jelang Community Shield

Tanpa Van der Sar, MU dalam Ancaman

- Sepakbola
Jumat, 07 Agu 2009 10:47 WIB
Tanpa Van der Sar, MU dalam Ancaman
Jakarta - Dari tiga pertemuan Manchester United dengan Chelsea di Community Shield, dua di antaranya dimenangi "Setan Merah". Tapi karena keduanya datang dari adu penalti, MU mungkin terancaman saat ditinggal Edwin van der Sar.

Sepanjang sejarah Community Shield, atau yang dulunya disebut Charity Shield, laga MU kontra Chelsea akhir pekan ini akan menjadi pertemuan edisi keempat buat kedua klub. The Blues dan The Red Devils sebelumnya saling berhadapan di tahun 1997, 2000 dan 2007, dengan MU untuk sementara unggul 2-1.

Kemenangan terakhir MU atas Chelsea terjadi dua tahun lalu dengan skor 3-0, melalui adu penalti. Di masa normal kedua kesebelasan bermain sama kuat 1-1, dengan Ryan Giggs mencetak gol pertama sebelum disamakan oleh Florent Malouda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adalah Van der Sar yang jadi pahlawan The Red Devils dalam laga tersebut. Kiper berkebangsaan Belanda itu dengan gemilang memblok tiga eksekutor Chelsea yakni Claudio Pizarro, Frank Lampard dan Shaun Wright-Phillips. Sementara dari pihak MU, Rio Ferdinand, Michael Carrick dan Wayne Rooney sukses melaksanakan tugasnya.

Di tahun 2000, saat ajang tersebut masih dikenal sebagai Charity Shield, Jimmy Floyd Hasselbaink dan Mario Melchiot memastikan kemenangan Chelsea. The Blues yang saat itu datang sebagai juara Piala FA unggulΒ  2-0.

Pertemuan pertama kedua klub terjadi tahun 1997. Gol Ronny Johnsen di menit 57 membuat MU menyamakan kedudukan, setelah sebelumnya Mark Hughes (52) mencetak gol pembuka buat Chelsea.

MU akhirnya keluar sebagai juara setelah menang dengan skor 4-2 lewat adu tos-tosan. Roberto Di Matteo dan Frank Sinclair menjadi dua eksekutor Chelsea yang gagal, sementara Paul Scholes, Dennis Irwin, Roy Keane dan Nicky Butt sukses menjebol gawang Chelsea.

Untuk laga akhir pekan ini, Fergie dipastikan sudah ditinggal Van der Sar yang mengalami cedera. Dia saat itu punya dua opsi yang bisa dibilang sama baik yakni Kuszczak dan Ben Foster. Namun keduanya tetap sulit jika harus disejajarkan dengan Petr Cech, apalagi jika pemenang laga harus ditentukan melalui adu penalti.

"Saya harus membuat keputusan terkait kiper untuk pertandingan hari Minggu. Baik Ben dan Tomasz punya kualitas yang luar biasa. Tomasz membuat dua penyelamatan (saat menghadapi Valencia), seperti yang dia lakukan saat menghadapi Boca Juniors," sahut Fergie kemarin. (din/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads