Chelsea Berbekal Berlian Ancelotti

Jelang Liga Inggris

Chelsea Berbekal Berlian Ancelotti

- Sepakbola
Senin, 10 Agu 2009 16:05 WIB
Chelsea Berbekal Berlian Ancelotti
Jakarta - Carlo Ancelotti datang ke Chelsea dengan sebuah pakem andalan. Meski masih agak tersendat, pakem itu akan terus setia dia pegang dengan ujian nyata pertama di kompetisi datang dari Hull.

Hanya dalam waktu sekitar dua tahun, Chelsea sudah punya lima orang manajer. Jose Mourinho yang lengser September 2007 digantikan Avram Grant yang lantas didepak untuk memberikan tempat buat Luiz Felipe Scolari. Tak lama berselang, Scolari dipecat dan Chelsea menunjuk Guus Hiddink sebagai caretaker.

Musim panas ini, adalah Ancelotti yang diboyong ke Stamford Bridge. Dikenal sebagai pelatih berprestasi dengan pendekatan personal ke para pemainnya, dia dinilai pas menangani Chelsea yang penuh pemain bintang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan memboyong Ancelotti, 'Si Biru' sekaligus juga "mengimpor" formasi 4-4-2 bergaya berlian yang memang jadi strategi andalan si Italiano. Situs FIFA menyebut formasi itu lebih lazim ditemui di Italia yang seperti jadi "rumah" untuk skema itu dan cenderung sulit berkembang di Inggris.

FIFA menyebut strategi ini sukses dan tumbuh di Italia karena permainan di sana cenderung statis. Ancelotti sendiri adalah salah satu pelatih yang piawai menggunakan formasi ini karena sudah menerapkannya di Milan untuk membuahkan, di antaranya, dua trofi Liga Champions dan satu titel Seri A.

Masalahnya, bagaimana di Inggris? Apalagi Ancelotti sendiri adalah "anak baru" di kompetisi Inggris. Sangat mungkin dia belum terlalu paham dengan gaya di kompetisi di sana sehingga belum dapat takaran tepat.Β 

Faktanya, jika ditilik dari hasil laga-laga pra-musim melawan Seattle Sounders, Inter Milan, AC Milan dan Club America, Chelsea selalu bisa menang dengan skor 2-0 atau 2-1. Hasil berbeda malah dituai ketika menghadapi klub Inggris.

Bersua Reading, Chelsea hanya bisa memetik hasil imbang 2-2. Pun demikian saat berjumpa Manchester United di Community Shield, kendati John Terry cs akhirnya menang lewat adu penalti.

Dengan hasil-hasil yang dituai khususnya lawan Reading, formasi berlian Ancelotti pun mulai dikritik. Skema ini dinilai terlalu membatasi dan kurang memaksimalkan peranan Frank Lampard dan Michael Essien.

Meski demikian, Don Carletto sejauh ini masih bersikeras dengan formasi andalan. "Kami menggunakan berlian di laga ini (lawan MU) dan saya pikir kami harus terus menggunakannya," tegas dia di Sky Sports.

Pria berusia setengah abad itu memang mengaku kalau permainan Chelsea mengusung berlian di atas lapangan belum sesuai dengan bayangan idealnya. Namun, dia yakin itu akan membaik seiring dengan waktu.

"Sekarang kami harus lebih baik lagi. Ini adalah bulan pertama kami memainkan sistem itu. Mereka senang dengan sistem itu dan kami harus terus bekerja keras," pinta Ancelotti.

Roda kompetisi Liga Primer segera bergulir lagi. Harapan pecinta Chelsea tentu adalah apapun racikan Ancelotti, itu bisa segera nyetel dengan permainan Terry cs dan berbuah banyak prestasi, terutama titel Liga Primer yang selama tiga musim terakhir selalu digondol MU.

Langkah pertama pembuktian nyata dari Ancelotti dan resep impornya adalah melawan Hull di Stamford Bridge pada akhir pekan ini. Bukan sebuah laga mudah, mengingat musim lalu Hull berhasil menahan Chelsea 0-0 di tempat yang sama. Maka, Ancelotti pun perlu segera memoles berliannya agar mengeluarkan kilau maksimalnya.

(krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads