Lekas Akhiri Paceklikmu, Arsenal

Liga Inggris 2009/2010

Lekas Akhiri Paceklikmu, Arsenal

- Sepakbola
Kamis, 13 Agu 2009 15:30 WIB
Lekas Akhiri Paceklikmu, Arsenal
Jakarta - Bulan September ini Arsene Wenger genap 13 tahun menangani Arsenal. Angka 13 acap diasosiasikan dengan kesialan, lalu bagaimana dengan Wenger dan Arsenal yang justru sudah lebih dulu "sial" karena empat musim nirgelar?

Bulam September 1996 silam, Wenger datang ke Arsenal. Selama lebih dari satu dekade, 'Si Profesor' berhasil memoles gaya sepakbola 'The Gunners' menjadi lebih apik untuk kemudian membuahkan sukses.

Di tangan pria Prancis yang akan genap berusia 60 tahun pada 22 Oktober 2009 nanti, Arsenal berhasil tiga kali menjadi jawara Liga Primer, empat kali kampiun Piala FA dan sekali jadi runner-up Liga Champions.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, masa-masa bergelimang sukses itu sudah tak lagi dirasakan sejak empat tahun terakhir. Sejak jadi jawara Piala FA tahun 2005 belum ada lagi trofi yang mampir di almari piala Arsenal.

Situasi ini membuat kinerja Wenger mulai dipertanyakan para fans yang tidak puas. Jangan kira Wenger sendiri tidak peduli atau acuh saja. "Aku tak pernah bekerja sedemikian keras atau dikritik sebanyak ini," keluhnya baru-baru ini.

Sebagai manajer dan juga sosok ambisius, jelas Wenger sangat menderita karena tak jua bisa mempersembahkan trofi untuk tim yang dia tangani. Mungkin kian gemas saja karena Arsenal bahkan harus kehilangan sejumlah pemain pilar musim ini.

Emmanuel Adebayor dan Kolo Toure yang selama ini menjadi pengisi tim inti sudah dilepas ke Manchester City, sementara yang datang ke Arsenal hanya seorang: Thomas Vermaelen. Sebenarnya Wenger juga menginginkan Marouane Chamakh, tapi pemain Bordeaux itu tampaknya kian jauh saja dari genggaman.

Tak ada amunisi baru, Wenger mungkin masih akan berusaha menyiasati sebisa mungkin dengan stok pemain yang telah ada. Namun, Dewi Fortuna lagi-lagi entah ke mana karena dua pemain pilarnya, Samir Nasri dan Tomas Rosicky, malah masih harus terpinggirkan selama beberapa waktu di awal musim 2009/10.

"Dia selalu kalem dan rileks. Tapi saya pikir di dalam hatinya ia menderita karena gagal memberikan apa yang diinginkan suporter," kata kiper Manuel Almunia mencoba bersimpati kepada Wenger.

Seiring dengan paceklik gelar yang dialami Arsenal, masa depan Wenger juga sempat ikut dipertanyakan. Meski masih punya kontrak sampai 2011, Wenger diprediksi bisa hijrah pindah atau lebih dulu dipecat jika terus saja tak menghasilkan prestasi nyata.

Nama Wenger bahkan sudah sempat dikait-kaitkan dengan klub raksasa Spanyol, Real Madrid, dan boleh jadi akan terus begitu di masa depan, meski bisa saja untuk klub yang berbeda jika Arsenal masih "jalan di tempat".

Juga ada potensi bahaya lain jika prestasi tak kunjung datang. Sejumlah bintang di Emirates bisa mulai berpikir ulang mengenai karirnya karena merasa ekspektasinya tak terwadahi. Cesc Fabregas yang masih berusia 22 tahun, misalnya, mungkin akan tergoda sejumlah klub-klub besar Eropa yang tak kenal lelah mengejarnya.

Perkara bagaimana torehan Arsenal dengan Wenger nanti tentu baru akan terjawab semusim ke depan. Sebagai gambaran, musim lalu Arsenal finis di posisi empat klasemen Liga Primer dengan selisih 18 poin dari Manchester United sang jawara, serta kandas di semifinal Piala FA dan Liga Champions.

Jadi, setelah Wenger genap ada di Arsenal selama 13 tahun, akankah kembali ada prestasi atau malah gagal lagi ?


(krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads