Statistik menunjukkan, dari 10 musim terakhir tim London utara itu hanya menang dua kali di setiap pembukaan kompetisi. Sisanya, mereka seri tiga kali dan kalah lima kali. Dalam tiga musim terakhir mereka selalu memulai di kandang lawan dan kehilangan angka.
Tahun ini The Lilywhites akan mengawali kpirahnya di rumah sendiri, White Hart Lane. Hanya saja lawan mereka adalah tim kuat dari kasta The Big Four, Liverpool.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini musim baru dan kami begitu bersemangat," tuturnya. "Para pemain dalam kondisi baik, kami punya pra-musim yang bagus, dan kami siap berangkat."
Meski demikian Redknapp tak mau membuat prediksi karena itu bisa memberi tekanan tersendiri pada Luka Modric dan kawan-kawan. Yang pasti ia berharap tim asuhannya bisa meraih prestasi lebih baik dibanding musim lalu.
Tentang Liverpool, Redknapp merasa yakin Spurs bisa meladeni pasukan Rafael Benitez itu. Di musim lalu kedua tim bertemu tiga kali dan Spus memenangi dua di antaranya: satu di liga, satu di Piala Carling.
"Mereka cuma kalah dua kali di liga musim lalu. Ini menunjukkan betapa bagusnya mereka. Pertandingan nanti malam pasti sangat menarik," tukas Redknapp dalam situs resmi klubnya.
"Di musim lalu kami mengalahkan mereka di kandang sendiri di game-game awalku bersama Spurs. Jujur saja, waktu itu mereka bermain fantastis, luar biasa, tapi kami bisa mengatasinya dan menang."
Kemenangan yang dimaksud Redknapp tersebut adalah ketika Spurs menekuk The Reds 2-1 pada 1 November 2008. Tertinggal oleh gol Dirk Kuyt di menit ketiga, Tottenham berbalik unggul lewat gol bunuh diri Jamie Carragher di menit 69 dan Roman Pavlyuvhenko di masa injury time.
Kemenangan itu terjadi tiga hari setelah Spurs menahan Arsenal 4-4 di Emirates Stadium, atau di pertandingan kedua Redkanpp bersama tim berlogo ayam jantan yang sedang berdiri di atas sebuah bola itu. (a2s/a2s)











































