Di antara keempat anggota Big Four, Arsenal adalah yang paling impresif. Tampil di kandang Everton, The Gunners tampil dominan dan akhirnya menang dengan skor fantastis; 6-1.
Sementara Chelsea dan Manchester United terbilang cukup bagus. Sama-sama berlaga di kandang sendiri, keduanya hanya mampu meraih kemenangan tipis atas lawan yang notabene bisa mereka taklukkan dengan mudah; Hull City dan Birmingham City. The Blues "hanya" menundukkan Hull 2-1, sedangkan The Red Devils "cuma" menang 1-0 atas Birmingham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Musim lalu The Reds juga menelan kekalahan ketika bertandang ke White Hart Lane. Kala itu Steven Gerrard cs juga menelan pil pahit dengan skor yang sama; 1-2.
Jalannya Pertandingan
Empat menit pertandingan berjalan, Spurs mendapatkan sebuah sepak pojok. Luka Modric maju menjadi pengeksekusinya. Bola melambung melewati kepala Ledley King dan jatuh di kaki Benoit Assou-Ekotto. Nama terakhir langsung melepaskan tendangan, tetapi masih melambung di atas gawang Jose Reina.
Pada menit 15, Jamie Carragher dan Martin Skrtel mengalami benturan di kepala ketika keduanya berusaha menyundul bola di udara. Pertandingan ditunda beberapa saat ketika Carragher dan Skrtel menjalani perawatan. Beruntung bagi keduanya, mereka masih bisa melanjutkan permainan.
Pada menit 30, Dirk Kuyt mengirim umpan matang kepada Gerrard. Sang kapten pun langsung melepaskan sebuah tendangan rendah. Sial baginya, alih-alih mengarah ke gawang, bola malah menyamping.
Satu menit kemudian giliran Robbie Keane yang mendapatakan kesempatan untuk mencetak gol. Umpan Modric kepadanya langsung diselesaikan dengan sebuah sundulan menyelam. Namun Reina dengan sigap berhasil menepis sundulan Keane.
Sepuluh menit menjelang akhir babak pertama, sepak pojok yang dieksekusi Modric kembali nyaris membuat jala Liverpool bobol. Kali ini bola disambut dengan sundulan oleh Jermain Defoe, tetapi masih menyamping di sisi gawang.
Gol baru tercipta satu menit menjelang turun minum. Adalah Benoit Essou-Ekotto yang membuat Spurs unggul 1-0. Gol tersebut tercipta setelah tendangan bebas yang dieksekusi oleh Tom Huddlestone membentur pagar betis pemain-pemain Liverpool dan langsung jatuh di kaki Ekotto. Lewat sebuah sepakan kaki kiri, ia pun langsung membobol jala Jose Reina.
Ketika pertandingan babak kedua baru memasuki menit 54, Liverpool mendapatkan hadiah penalti. Seakan dari titik putih ini tercipta setelah Glen Johnson, yang melakukan tusukan ke pertahanan Tottenham Hotspur dari sisi kanan, diganjal oleh kiper Heurelho Gomes. Sang penjaga gawang pun mendapat kartu kuning.
Eksekusi yang dilakukan Gerrard tanpa cela. Dengan tenang ia mengarahkan bola ke tengah atas gawang, sementara Gomes mengarah ke sisi kanan gawang. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Namun demikian, gawang Liverpool kembali harus kebobolan pada menit 59. Sebuah tendangan bebas yang dieksekusi oleh Luka Modric mengarah tepat ke kepala Sebastien Bassong. Nama terakhir pun langsung menanduk bola untuk merobek jala Liverpool.
Pada menit 85, umpan terobosan Yossi Benayoun nyaris berhasil dikejar oleh Andriy Voronin. Namun penyerang asal Ukraina ini gagal meraihnya lantaran terjatuh akibat berbenturan dengan Assou-Ekotto. Liverpool meminta penalti, tetapi wasit Phil Dowd mengatakan tidak.
Hingga akhir pertandingan tak ada lagi gol yang tercipta dan The Lilywhites pun menang dengan skor 2-1.
(roz/arp)











































